Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Viral Video Pungutan Biaya Mudik Gratis di Sumenep? Begini Faktanya

Medcom Files Mudik Lebaran hoax Cek Fakta kabar hoaks Mudik 2022
Wanda Indana • 28 April 2022 12:10
Beredar unggahan video yang diklaim memperlihatkan seorang pria meminta pembayaran tiket pada program mudik gratis. Disebutkan, peristiwa dalam video terjadi di sebuah kapal yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam rangka layanan mudik gratis bagi warga kepulauan selama arus mudik Lebaran 2022.
 
Akun Instagram @infomdr membagikan video tersebut pada 26 April 2022. Pada unggahannya, akun itu menyertakan narasi sebagai berikut:
 
"Senin (25/4) Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga menagih pembayaran tiket terhadap penumpang kapal di Sumenep viral di media sosial. Viralnya video itu tak lepas dari adanya kebijakan mudik gratis yang sebelumnya sudah diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah? Berikut cek faktanya.
[Cek Fakta] Viral Video Pungutan Biaya Mudik Gratis di Sumenep? Begini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video yang beredar memperlihatkan adanya pungutan pembayaran tiket pada program mudik gratis yang disediakan Pemkab Sumenep adalah salah. Faktanya, informasi ini telah diklarifikasi Pemkab Sumenep.
 
Dikutip dari akun Instagram Dinas Kominfo Sumenep @kominfosumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi membenarkan penarikan biaya seperti yang terekam dalam video viral tersebut. Namun, penarikan itu dilakukan kepada penumpang yang tidak memiliki tiket sesuai regulasi mudik gratis yang sudah ditetapkan.
 
Fauzi menjelaskan, warga kepulauan yang akan memanfaatkan layanan mudik gratis itu harus mengikuti segala ketentuan yang berlaku karena warga yang tak mengikuti ketentuan, bisa saja dikenai tarif berbayar oleh petugas kapal.
 
Berikut klarifikasinya:
 
Media Center, Senin ( 25/04 ) Guna memastikan program mudik gratis ke kepulauan berjalan lancar dan aman, akhirnya Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi, SH, MH, meninjau langsung pemberangkatan mudik gratis yang menggunakan Kapal Dharma Bhakti Sumekar (DBS) III, di Pelabuhan Kalianget.
 
“Saya sengaja hadir di tengah-tengah masyarakat ini, ingin memastikan bahwa dalam program mudik gratis ke kepulauan, benar-benar tidak ada oknum nakal yang melakukan pungutan ataupun tindakan di luar ketentuan,” kata Bupati di sela-sela kunjungannya di Pelabuhan Kalianget, Senin (25/04/2022).
 
Pihaknya memang sempat mendapat laporan jika mudik gratis ada penarikan biaya tiket kepada penumpang kapal, namun setelah diklarifikasi kepada pihak terkait, ternyata penumpang itu tidak memiliki tiket mudik gratis sehingga membayar biaya tiketnya.
 
“Saya telah menanyakan masalah penarikan biaya tiket dan ternyata ada beberapa penumpang naik sebelum memiliki karcis atau tiket, akibatnya pihak kapal setelah memeriksa tidak mempunyai tiket ditarik karcis,” jelasnya.
 
Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk program mudik gratis ke kepulauan menyiapkan kapal di antaranya kapal Perintis, kapal Dharma Kartika, kapal Satya Kencana, dan DBS III.
 
Bupati mengatakan, pemerintah daerah memprogramkan kapal mudik gratis ke kepulauan adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat kepulauan, guna mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman.
 
“Saya minta para penumpang mematuhi segala aturan ataupun persyaratan untuk mengikuti program mudik gratis ini, begitu pula pihak kapal agar memperhatikan kapasitas penumpang jangan sampai melebihi batas demi keselamatan penumpang,” pungkasnya.
 
Bupati dalam peninjauannya ke kapal mudik gratis bersama Dandim 0827 Letkol Inf. Nur Cholis, A.Md, dan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, SIK, SH, MH. ( Yasik, Fer )

 

 
Kesimpulan:
Klaim pada video yang beredar memperlihatkan adanya pungutan pembayaran tiket pada program mudik gratis yang disediakan Pemkab Sumenep adalah salah. Faktanya, informasi ini telah diklarifikasi Pemkab Sumenep.
 
Informasi ini jenis hoaksfalse context(konteks keliru).False contextadalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.


[Cek Fakta] Viral Video Pungutan Biaya Mudik Gratis di Sumenep? Begini Faktanya
 

Referensi:
-https://www.instagram.com/p/CczARKpBXXZ/
-https://surabaya.kompas.com/berita/150638378-viral-video-dugaan-pungutan-biaya-mudik-gratis-di-sumenep-ini-penjelasan
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 
Kami saat ini mengadakan survei/kuesionerbertujuan memahami perilaku dan preferensi audiens terkait konten cek fakta dari media/pers di Indonesia. Anda bisa mengisi survei melalui tautan link di bawah ini. Data Anda akan dijamin kerahasiaannya dan hanya akan digunakan guna keperluan penelitian.
 

Link survei:https://tinyurl.com/survei-audiens-cekfakta
 


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif