Akun Twitter Clare Davidson @clare_davidson1 membagikan kabar itu dengan mengunggah foto seorang wanita tua menunjukkan halaman depan surat kabar berbahasa Inggris The Sovereign Independent tahun 2011 yang mengklaim bahwa Bill Gates menyerukan penurunan populasi dengan vaksin.
Judul pada halaman depan koran tersebut:
"Depopulation Through Forced Vaccination: The Zero Carbon Solution"
Terjemahan:
"Depopulasi Melalui Vaksinasi Paksa: Solusi Tanpa Karbon!"
Benarkah demikian? berikut cek faktanya.
![[Cek Fakta] Bill Gates Ingin Populasi Dunia Dikurangi dengan Vaksin? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-29%20at%2016_05_02.png)
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Gates menyarankan untuk mengurangi sekitar 10 sampai 15 persen populasi manusia menggunakan vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, pernyataan Gates disalahartikan oleh pengikut teori konspirasi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Gates menjadi pembicara pada konferensi TED Februari 2010. Dilansir AFP,dalam pidatonya, Gates berpendapat bahwa jumlah emisi CO2 berasal dari 4 faktor: populasi, layanan yang digunakan setiap orang, energi untuk setiap layanan, dan jumlah CO2 yang dipancarkan per unit energi. Dalam pandangannya, semua orang perlu dilibatkan untuk mengurangi emisi karbon.
Tentang faktor pertama, Gates mengatakan: “Pertama kita memiliki populasi. Dunia memiliki 6,8 miliar orang saat ini. Ini menuju sekitar sembilan miliar. Jika kami melakukan pekerjaan yang baik dengan vaksin baru, layanan medis dan kesehatan reproduksi, kami dapat menguranginya mungkin 10 atau 15 persen, tetapi di sini kami melihat peningkatan sekitar 1,3. ”
Pernyataan inilah yang kemudian disalahartikan oleh banyak orang sebagai seruan untuk mengurangi populasi dunia. Namun, Gates berpendapat bahwa pertumbuhan penduduk dapat dikurangi 10 hingga 15%, jadi dia tidak berbicara tentang populasi itu sendiri.
Video pidato lengkap Gates dapat dilihat di sini. Transkrip Gates dalam bahasa Indonesia dapat di lihat di sini.
"Di TED2010, Bill Gates mengungkap visinya untuk masa depan energi dunia, menjelaskan perlunya "keajaiban" untuk menghindari bencana planet dan menjelaskan mengapa dia mendukung jenis reaktor nuklir yang sangat berbeda. Tujuan yang diperlukan? Nol emisi karbon secara global pada tahun 2050.
Pembicaraan ini dipresentasikan pada konferensi TED resmi, dan ditampilkan oleh editor kami di halaman beranda." keterangan pada laman resmi TED.
![[Cek Fakta] Bill Gates Ingin Populasi Dunia Dikurangi dengan Vaksin? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-29%20at%2016_18_43.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa Gates menyarankan untuk mengurangi sekitar 10 sampai 15 persen populasi manusia menggunakan vaksin adalah salah. Faktanya, pernyataan Gates disalahartikan oleh pengikut teori konspirasi.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Bill Gates Ingin Populasi Dunia Dikurangi dengan Vaksin? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/WhatsApp%20Image%202020-08-07%20at%2018_30_14-6(255).jpeg)
Referensi:
1. https://www.ted.com/talks/bill_gates_innovating_to_zero/transcript
2. https://verificat.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9EX2XN-1
3. https://leadstories.com/hoax-alert/2020/05/fact-check-bill-gates-ted-talk-eliminate-10-to-15-percent.html?fbclid=IwAR1FiU1h01C-jZumy-CecpY-BxYvDywiprzVT4YlHFA9d2ZBzTJG1Oth8Wo
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News