Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Rumah di Cilegon Banten? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 13 Mei 2020 15:09
Seorang pasien virus Korona baru (covid-19) dikabarkan kabur dari rumahnya di Lebakgede, Pulomerak, Cilegon, Banten. Disebutkan pula, pasien tersebut masih berkeliaran di Kota Cilegon.
 
Informasi itu menyebar melalui media sosial. Akun Facebook Javier Aldemar Zanetti membagikan foto pasien tersebut dan surat keterangan pemeriksaan. Pemilik akun juga menambahkan narasi bertuliskan:
 
"Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..Info nya orang ini kabur dr kontrakan nya di Link. LEBAK INDAH, desa Lebak Gede sktr jm 23:10
Terakhir Bakaran ikan di Link.Sawah Lebak Gede, bersama Pak Ali dan Menantu Pak ALi (Supriyadi / Supri Kecik).
Saudara2 Semua nya Berhati2krn ini PENYAKIT tdk terlihat
Kelurahan Lebak Gede Zona Merah
Smoga Saudara2 sllu Di Lindungi Oleh Allah SWT
Aamiin Ya Rabbal'alamiin.."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Rumah di Cilegon Banten? Ini Faktanya
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa seorang warga positif covid-19 kabur di Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, Banten, adalah salah. Polisi menyatakan informasi tersebut adalah hoaks.
 
Dilansir BantenNews.co.id, Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Septirian Yusuf menjelaskan seorang pasien covid-19 yang dikabarkan kabur berinisial Y. Rifki memastikan bahwa Y tidak kabur dari rumahnya.
 
“Kalau hasil rapid test memang betul positif, tapi dia tidak kabur, tidak kemana-kemana, dia tetap disitu di rumahnya. Yang bersangkutan juga sudah dipantau Babinkatibmas,” ujar Kapolsek dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/5/2020).
 
Dikatakan Kapolsek, saat ini Y masih menunggu hasil swab setelah dinyatakan reaktif saat dilakukan rapid test. “Baru kemudian tindakan selanjutnya apakah diisolasi di rumah sakit atau bagaimana, kita masih menunggu hasil selanjutnya,” terangnya.
 
Kapolsek menjelaskan bahwa Y memang pernah kontak langsung dengan warga di Puloampel yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Saat itu Y mengantar warga positif tersebut untuk memeriksa kesehatannya.
 
“Jadi Y ini sebelumnya mau kerja di daerah Suralaya, tapi dari perusahaan tempat Y bekerja disarankan untuk periksa kesehatan dulu, nah Y ketahuan disitu kalau dia positif,” ungkapnya.
 
Kapolsek menambahkan bahwa untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pihaknya juga sudah menyiagakan Babinkamtibmas di rumah Y.
 
“Kami juga sudah klarifikasi lewat sosmed kalau warga tersebut kabur tidak benar. Kami juga mengimbau masyarakat jangan membagikan dan memviralkan kabar hoaks tersebut. Jangan langsung memposting karena bisa terkena undang undang ITE,” imbuhnya.
 

[Cek Fakta] Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Rumah di Cilegon Banten? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa seorang warga positif covid-19 kabur di Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, Banten, adalah salah. Polisi menyatakan informasi tersebut adalah hoaks.
 
Informasi tersebut masuk dalam aktegori hoaks jenis Fabricated Content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta.
 

Referensi:
https://www.bantennews.co.id/geger-warga-positif-covid-19-kabur-di-cilegon-polisi-pastikan-hoaks/
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks dan memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id
 


 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif