Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Video Donald Trump Dirukiah karena Stres Menghadapi Pandemi Covid-19 Hoaks, Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 06 April 2020 20:49
Beredar video yang memperlihatkan seolah Presiden Amerika Serikat Donald Trump didoakan beberapa pria yang sembari memegang pundaknya. Video itu beredar di media sosial.
 
Adalah akun Ida Maslachah membagikan video tersebut pada Senin, 6 April 2020. Disebutkan, Donald Trump dirukiah karena stres menghadapi pandemi virus Korona jenis baru (covid-19). Pengunggah juga menambahkan narasi pada video itu, bertuliskan sebagai berikut:
 
Donald Trump di ruqyah sebab sudah stress menghadapi Covid 19 n semoga dapat hidayah Allah SWT. Aamiin YRA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Video Donald Trump Dirukiah karena Stres Menghadapi Pandemi Covid-19 Hoaks, Ini Faktanya
Penelusuran:
Setelah ditelusuri, klaim pada video bahwa Presiden AS Donald Trump dirukiah karena stres menghadapi pandemi virus covid-19 adalah salah. Video tersebut adalah Video suntingan dan tidak terkait dengan covid-19.
 
Dilansir turnbackhoax.id, video tersebut adalah hasil manipulasi dari video tahun 2017 ketika Presiden Donald Trump berdoa bersama sekelompok pemimpin agama pada 1 September 2017, setelah mendeklarasikan 3 September sebagai Hari Doa Nasional untuk para korban Topan Harvey. Pada video asli, Trump didoakan dengan bahasa Inggris, bukan bahasa Arab.
 
Kanal Youtube Washington Post mengunggah video identik berjudul "Faith leaders put hands on Trump and pray" pada 1 September 2017. Pada kolom deskripsi, Washington Post mencantumkan keterangan yang bertuliskan sebagai berikut:
 
President Trump prayed with a group of faith leaders on Sept. 1, after declaring Sept. 3 a National Day of Prayer.” Atau jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia: “Presiden Trump berdoa bersama sekelompok pemimpin agama pada 1 September, setelah mendeklarasikan 3 September sebagai Hari Doa Nasional.”
 

[Cek Fakta] Video Donald Trump Dirukiah karena Stres Menghadapi Pandemi Covid-19 Hoaks, Ini Faktanya
 

 
Pria yang berdoa di sebelah Trump dengan menggunakan bahasa Inggris itu adalah Robert James Jeffress, seorang pendeta, pengarang, dan pembawa acara radio dan televisi Southern American Baptist (Evangelical).
 
Presiden Donald Trump menyatakan Hari Doa Nasional pada hari Minggu untuk para korban Topan Harvey, mengikuti pimpinan Texas, di mana pada hari Kamis, Gubernur Greg Abbott menyatakan hari Minggu sebagai hari doa.
 
“Kami mengundang semua orang Amerika untuk bergabung dengan kami saat kami terus berdoa bagi mereka yang telah kehilangan anggota keluarga dan teman-teman, dan bagi mereka yang menderita krisis hebat ini,” kata presiden di Kantor Oval, di mana ia bertemu dan berdoa dengan para pendeta dari seluruh negeri.
 
Robert Jeffress, pendeta senior di First Baptist Church di Dallas, termasuk di antara para pendeta yang berdoa bersama Trump di Oval Office pada hari Jumat.
 

Kesimpulan:
Klaim pada video bahwa Presiden AS Donald Trump dirukiah karena stres menghadapi pandemi virus Korona jenis baru (covid-19) adalah salah. Video tersebut adalah Video suntingan dan tidak terkait dengan covid-19.
 
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
 
Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.
 

Referensi:
https://turnbackhoax.id/2020/04/06/salah-video-donald-trump-di-ruqyah-sebab-sudah-stress-menghadapi-covid-19/
https://www.youtube.com/watch?v=a0_mCivoTSs&feature=youtu.be
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.
 

 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif