Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Video Sejumlah Pedagang Marah dan Melawan Satgas PPKM di Lampung? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 26 Juli 2021 10:16
Beredar sebuah video dengan narasi bahwa para pedagang, warga dan awak bus melawan Satuan Tugas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( Satgas PPKM) di Lampung. Video ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Asina Akter yang turut mengunggah video dan narasi tersebut, 16 Juli 2021. Berikut narasi selengkapnya:


"Ini Di Terminal Kota Metro Lampung, Kamis Malam Jum'at Tadi Malam
Para Pedagang, Warga, Awak Bus Marah Lawan Satgas PPKM Yang Menertibkan Dan Menutup Kegiatan Warga."


Video ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 1.100 emotikon, 94 komentar dan 516 kali dibagikan.
 
Sejumlah akun facebook masih membagikan video ini pada 22 Juli 2021 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah video itu memperlihatkan peristiwa di Lampung?
[Cek Fakta] Video Sejumlah Pedagang Marah dan Melawan Satgas PPKM di Lampung? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu memperlihatkan peristiwa di Lampung, adalah salah. Faktanya, video itu memperlihatkan peristiwa di Pasar Kartini, Peunayong, Aceh pada 24 Mei 2021.
 
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung telah menangkap pelaku penyebaran video dengan narasi di Lampung tersebut. Pelakunya merupakan oknum guru yang memiliki akun facebook Guntoro 21.
 
Oknum guru itu mengakui video tersebut tidak ada kaitannya dengan Lampung. Oknum guru itu melayangkan permintaan maaf karena telah menyebarkan hoaks.


"Assalamualaikum perkenalkan nama saya Guntoro pemilik akun Guntoro 21, terkait video kerusuhan yang terjadi di Terminal Metro Pusat pada 15 Juli 2021, pukul 22:00 WIB adalah video hoaks. Untuk itu, warga seluruh Lampung khususnya warga Kota Metro dan sekitarnya, saya atas nama pribadi mohon maaf, serta berjanji tidak akan mengulangi kembali," kata Guntoro dalam sebuah video yang dikutip Lampost.co, 17 Juli 2021.


 
[Cek Fakta] Video Sejumlah Pedagang Marah dan Melawan Satgas PPKM di Lampung? Ini Faktanya
 

Di sisi lain, video yang sebenarnya terjadi di Aceh itu, tidak ada kaitannya dengan PPKM. Peristiwa pada video itu sebenarnya aksi penolakan pedagang terkait pemindahan pedagang dari Pasar Kartini, Peunayong ke Pasar Almahirah Lamdingin, Kuta Alam, Banda Aceh.


"Karena tak mau pindah, pedagang melempari Satpol PP dengan tempat penyimpanan buah dan sayur, hingga mundur menyelamatkan diri," tulis Serambinews.com dalam laporannya, Senin 24 Mei 2021.


 
[Cek Fakta] Video Sejumlah Pedagang Marah dan Melawan Satgas PPKM di Lampung? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa video itu memperlihatkan peristiwa di Lampung, adalah salah. Faktanya, video itu memperlihatkan peristiwa di Pasar Kartini, Peunayong, Aceh pada 24 Mei 2021.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Video Sejumlah Pedagang Marah dan Melawan Satgas PPKM di Lampung? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://m.lampost.co/berita-oknum-penyebar-video-hoaks-kerusuhan-terminal-metro-minta-maaf.html
https://aceh.tribunnews.com/2021/05/24/pemindahan-pedagang-pasar-kartini-peunayong-ricuh-satpol-pp-dilempari-sayuran-dan-kayu
https://archive.md/tOwDo
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 08211332201
 


 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif