Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Air Jeruk Nipis Diklaim Dapat Membersihkan Paru-Paru dari Nikotin? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 02 Oktober 2021 11:23
Beredar narasi di media sosial yang mengklaim air jeruk nipis dapat membersihkan paru-paru dari nikotin. Disebutkan juga jeruk nipis mempunyai kandungan mineral dan vitamin yang dapat membersihkan paru-paru hingga 70,65%.
 
Akun Facebook Rizky Salmanan turut membagikan klaim tersebut pada Selasa, 14 September 2021. Berikut narasi yang beredar:
 

"Siapa nih yang punya suami perokok?
Ternyata Jeruk nipis bisa untuk membersihkan paru-paru bagi orang yang suka merokok.
Jeruk nipis memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan, seperti vitamin, mineral, dan lainnya.
Sehingga, Air jeruk nipis dapat menurunkan kadar nikotin hingga 70,65 % dalam tubuh. Bahkan, jeruk nipis juga dapat Anda gunakan sebagai cara untuk menghilangkan kebiasaan merokok.
Semoga bermanfaat "

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah demikian? Berikut cek faktanya.
[Cek Fakta] Air Jeruk Nipis Diklaim Dapat Membersihkan Paru-Paru dari Nikotin? Cek Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa air jeruk nipis dapat membersihkan paru-paru dari nikotin adalah salah. Faktanya, para ahli menyebut tidak ada hubungan antara air jeruk nipis dengan paru-paru.
 
Dokter Spesialis Paru, Mohammad Arifin Nawas asap rokok akan masuk ke saluran pernapasan, sedangkan air jeruk nipis jika dikonsumsi akan masuk ke saluran pencernaan. Sehingga tidak memiliki keterkaitan.
 
Sementara itu, kata untuk membersihkan paru-paru dari asap rokok dapat menggunakan obat-obatan yang disebut sebagai mukolitik. Selain obat tersebut, belum ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan bahwa bahan alami dapat digunakan untuk membersihkan asap rokok dari paru-paru.

“Paru-paru itu beda, kan dia saluran napas. Kalau jeruk nipis kan masuk melalui lambung, jadi enggak akan menuju kesana,” jelas seperti dilansir Liputan6.com


Hal serupa diungkapkan Dokter spesialis paru konsultan onkologi di RSUD dr Pirngadi Medan Dr Moh Ramadhani Soeroso. Dia mengatakan, informasi terkait air jeruk nipis yang dapat menurunkan kadar nikotin adalah hoaks.

"Iya itu hoaks, enggak ada hubungan jeruk nipis dengan perbaikan paru," ujar Ramadhani seperti dilansir Kompas.com, Minggu 26 September 2021.


Ramadhani menjelaskan, hanya ada satu hal yang akan membuat seseorang mengurangi kebiasaan merokok yakni dengan berolahraga. Olahraga yang dimaksud yakni jenis excercise berat, seperti fitness, angkat beban, treadmill, jogging, body combat, aerobik, dan lainnya. Dengan melakukan excercise berat maka si perokok dapat mengurangi kegiatan merokoknya dan lambat laun akan berhenti.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa air jeruk nipis dapat membersihkan paru-paru dari nikotin adalah salah. Faktanya, para ahli menyebut tidak ada hubungan antara air jeruk nipis dengan paru-paru.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
 

[Cek Fakta] Air Jeruk Nipis Diklaim Dapat Membersihkan Paru-Paru dari Nikotin? Cek Faktanya
 

Referensi:
https://www.liputan6.com/health/read/4165694/cek-fakta-kesehatan-air-jeruk-nipis-bisa-bersihkan-paru-paru-akibat-rokok
https://www.kompas.com/tren/berita/093100865--hoaks-air-jeruk-nipis-dapat-menghilangkan-kebiasaan-merokok?page=all
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan