Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Drone Tiongkok Masuk Perairan NKRI, Prabowo Sebut Tiongkok Negara Sahabat? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 07 Januari 2021 17:25
Beredar kabar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebut Tiongkok negara sahabat terkait isu penemuan drone diduga milik Tiongkok di wilayah perairan Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan.Kabar ini beredar di media sosial.
 
Akun Twitter @cobeh09 membagikan kabar itu dengan mengunggah sebuah video yang memperlihatkan Prabowo mennyebut Tiongkok negara sahabat, 4 Januari 2021. Berikut pernyataanya Prabowo seperti pada video yang beredar:
 
"Kita masing-masing punya sikap ya kita harus mencari suatu solusi yang baiklah. Diujungnya saya kira kita bisa mendapatkan solusi yang baik. Ya saya kira kita harus menyelesaikan dengan baik. Bagaimana pun China adalah negara sahabat,"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Akun itu menambahkan narasi pada unggahannya: "Wilayah NKRI Dikencingi Drone China.
Menhan : China Negara Sahabat !!"

 
Benarkah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebut Tiongkok negara sahabat terkait isu masuknya drone diduga Tiongkok masuk ke wilayah NKRI? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Drone Tiongkok Masuk Perairan NKRI, Prabowo Sebut Tiongkok Negara Sahabat? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video yang beredar tersebut bahwa Prabowo menyebut Tiongkok negara sahabat terkait polemik penemuan drone Tiongkok ke wilayah NKRI adalah salah. Faktanya, pernyataan "Tiongkok negara sahabat" yang diucapkan Prabowo pada saat polemik Perairan Natuna.
 
Potongan video tersebut diunggah di kanal Youtube KOMPASTVberjudul "Prabowo: Terkait Polemik Natuna, China Negara Sahabat" diunggah pada 4 Januari 2020. Komentar tersebut dilontarkan saat adanya polemik Perairan Natuna bukan terkait penemuan drone Tiongkok di Sulsel.
 

[Cek Fakta] Drone Tiongkok Masuk Perairan NKRI, Prabowo Sebut Tiongkok Negara Sahabat? Ini Faktanya
 

Diberitakan Medcom.id, Indonesia dikejutkan dengan penemuan underwater sea glider di Perairan Bonerate, Selayar, Sulawesi Selatan. Pemerintah Indonesia diminta untuk bertindak tegas atas penemuan ini karena dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan.
 
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri mengatakan akan menunggu penyelidikan TNI.
 
"Dari yang disampaikan TNI AL, mereka masih perlu waktu untuk melakukan penyelidikan dan lain-lain. Dengan demikian sudah jelas belum bisa dipastikan, asal dari mana atau siapa pemilik gliders tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah kepada Medcom.id, Senin, 4 Januari 2021.
 
Faizasyah menuturkan, saat ini pihaknya belum dapat melakukan kebijakan apapun atau memberi protes. Pasalnya, belum diketahui pemilik sea gliders tersebut.
 
"Nanti lah setelah semua proses itu selesai, baru kita mendapatkan kejelasan lebih lengkap dari TNI AL," terangnya.
 
Pusat Hidrologi dan Oceanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) diberi waktu satu bulan menyelidiki lebih lanjut drone bawah laut tersebut.
 
Sebelumnya, alat yang memiliki panjang 225 sentimeter dengan antena 93 sentimeter ini, ditemukan nelayan saat sedang memancing. Benda itu ditemukan nelayan pada 26 Desember 2020 sekitar pukul 07.00 WITA. Underwater sea glider itu berbahan aluminium dengan dua sayap berukuran diameter 50 sentimeter. Alat itu memiliki panjang badan 225 sentimeter dengan baling-baling 18 sentimeter di bagian bawah. Drone ini diduga masih berfungsi.
 

[Cek Fakta] Drone Tiongkok Masuk Perairan NKRI, Prabowo Sebut Tiongkok Negara Sahabat? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim pada video yang beredar tersebut bahwa Prabowo menyebut Tiongkok negara sahabat terkait polemik penemuan drone Tiongkok ke wilayah NKRI adalah salah. Faktanya, pernyataan "Tiongkok negara sahabat" yang diucapkan Prabowo pada saat polemik di Perairan Natuna.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis Misleading Content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Drone Tiongkok Masuk Perairan NKRI, Prabowo Sebut Tiongkok Negara Sahabat? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=WemsIdWrhiU&feature=youtu.be
https://turnbackhoax.id/2021/01/07/salah-terkait-drone-china-prabowo-mengatakan-china-adalah-negara-sahabat/
https://archive.md/S03mK
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif