Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Kata Dokter Lois Ada Pestisida yang Disemprot dari Udara dan Jangan Panik kalau Demam? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 11 Juli 2021 13:18
Beredar sebuah narasi bahwa baru-baru ini terdapat pestisida yang disemprot dari udara. Narasi ini beredar di media sosial.
 
Adalah kanal YouTube Kak Dani Official yang turut mengunggah sebuah podcast Babeh Aldo dengan seorang dokter bernama Lois Owien. Dalam video berdurasi 28 menit 49 detik itu, terdapat narasi bahwa mereka tidak percaya dengan apa yang dipahami mayoritas soal Covid-19.
 
Salah satu narasinya adalah terkait pestisida yang disemprot dari udara. Hal itu terlihat mulai menit ke-25 detik ke-17.

"Jadi pesan saya, dalam satu minggu ini, memang ada pestisida yang disemprotkan dari udara. Chemtrail itu. Jadi jangan panik kalau merasakan demam, batuk, pilek. Itu bukan virus varian delta India. Itu gejala keracunan. Kalau gejala keracunan, prinsipnya sama. Minum aja arang aktif. Itu pertolongan pertamanya. Kalau merasa sesak, demam, pilek, itu jangan termakan propaganda bahwa saya kena Korona. Nah, yang jadi jebakan maut, ketakutan kemudian minta dicek SWAB, inilah pasti dikasih obat beracun itu. Inilah caranya jangan sampai rumah sakit itu penuh dengan orang-orang gejala keracunan karena pestisida disemprotkan dari udara," kata Dokter Lois dalam podcast itu.


Di awal podcast, Lois siap membuktikan pernyataannya. Bila benar ada pihak yang meminta langsung kepada dirinya untuk pembuktian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Kata Dokter Lois Ada Pestisida yang Disemprot dari Udara dan Jangan Panik kalau Demam? Cek Faktanya
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa baru-baru ini terdapat pestisida yang disemprot dari udara dan dikaitkan dengan penyebab munculnya gejala Covid-19, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu.
 
Kami tidak menemukan sumber resmi atau pengakuan resmi dari saksi mata manapun atau otoritas terkait bahwa ia melihat pestisida disemprotkan dari udara. Kemudian juga tidak ditemukan bukti bahwa terdapat satu orang atau lebih yang merasakan gejala itu murni terbukti karena pestisida yang disemprotkan dari udara.
 
Di sisi lain, kami menemukan unggahan di facebook terkait penyemprotan Chemtrail dari udara. Misalnya, seperti yang diunggah akun Perang Bintang pada 7 Juli lalu.
 

[Cek Fakta] Kata Dokter Lois Ada Pestisida yang Disemprot dari Udara dan Jangan Panik kalau Demam? Cek Faktanya
 

Ia mengunggah sebuah video memperlihatkan sesuatu seperti awan atau asap yang memanjang. Berikut narasi selengkapnya:

"DIDUGA ....Penampakan Chemtrail (chemical trails atau bahan kimia berbahaya) disepanjang jalan Pantura tadi pagi tidak lama setelah pesawat melintas dengan terbang rendah.
Chemtrail adalah zat kimia senyawa asam, yang sengaja dilepaskan melalui udara, efeknya orang mudah flu, batuk, demam, persendian terasa linu, lemas. Dengan begitu orang-orang akan berbondong-bondong ke RS, di tes...positif, dikasih obat RS, end...."


Jika sesuatu seperti awan atau asap itu dianggap sebagai pestisida atau chemtrail, tentu tidak berdasar. Faktanya, penampakan seperti awan atau asap itu merupakan uap air yang terkandung dalam sisa pembakaran bahan bakar pesawat.
 
Uap itu dapat terlihat jelas karena suhu udara di ketinggian itu dingin. Hal itu sama dengan uap air yang diembuskan manusia saat berada di tempat yang sangat sejuk.
 
"Uap air memang tidak terlihat saat kita mengeluarkan udara ketika menghela napas. Tetapi jika udara dingin, seseorang yang menghela napas bisa melihat udara yang keluar, lo.
 
Yap, asap putih yang keluar dari mulut saat udara dingin itu mengandung uap air.
 
Rupanya, ini juga alasan mengapa uap air dari asap sisa pembakaran bahan bakar pesawat terlihat di langit.
 
Ini disebabkan oleh suhu udara, teman-teman.
 
Semakin tinggi, suhu udara semakin dingin. Tentu kamu tahu, kan, pesawat terbang sangat tinggi sekali.
 
Itu tandanya suhu udara di sekitar pesawat sangat dingin.
 
Udara dingin membuat uap air yang terkandung dalam sisa pembakaran bahan bakar pesawat. Uap air pun berubah jadi tetes air atau butiran es.
 
Nah, karena jumlahnya banyak, makanya jadi terkumpul dan kita bisa melihat jejak pesawat berwarna putih di angkasa.
 
Seperti awan yang juga sebagian besar terbentuk dari air!," demikian tulis grid.id dalam laporannya, Selasa 26 Maret 2019.
 

[Cek Fakta] Kata Dokter Lois Ada Pestisida yang Disemprot dari Udara dan Jangan Panik kalau Demam? Cek Faktanya

 

Sementara penampakan pestisida yang disemprotkan dari udara tidak demikian. Hal itu tampak dalam sebuah foto yang dimuat viva.co.id. Pestisida yang keluar tidak membentuk seperti awan atau asap. Tapi cenderung seperti semprotan air atau cairan yang langsung seketika hilang atau menyebar.
 

[Cek Fakta] Kata Dokter Lois Ada Pestisida yang Disemprot dari Udara dan Jangan Panik kalau Demam? Cek Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa baru-baru ini terdapat pestisida yang disemprot dari udara dan dikaitkan dengan penyebab munculnya gejala Covid-19, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
 

[Cek Fakta] Kata Dokter Lois Ada Pestisida yang Disemprot dari Udara dan Jangan Panik kalau Demam? Cek Faktanya
 

Referensi:
https://www.viva.co.id/arsip/220950-india-larang-produksi-dan-peredaran-pestisida
https://bobo.grid.id/read/081678634/saat-pesawat-terbang-ada-jejak-putih-di-belakangnya-apa-itu-ya?page=all
https://www.youtube.com/watch?v=0ObtwvHDZpA
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=114086390933019&id=100069949747384
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif