Tangkapan layar pemberitaan palsu dari situs media blog
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari situs media blog

Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Kepulangan Rizieq Shihab? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 25 Oktober 2019 07:10
Beredar kabar di media sosial yang meyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah mengirim utusan untuk mengurus kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Kabar itu sudah menyebar ke grup-grup percakapan WhatsApp.
 
Akun Facebook Sukendar ikut menyebar kabar itu di halaman grup BARISAN RAKYAT OPOSISI INDONESIA dengan mengunggah sebuah artikel berjudul "Gerindra: Pak Prabowo Sudah Mengirim Utusan Untuk Kepulangan Habib Rizieq Shihab." Kamis 24 Oktober 2019. Unggahan itu mendapat 780 reaksi dan 34 komentar.
 

Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Kepulangan Rizieq Shihab? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Berikut narasi lengkap artikel tersebut:
PETROXI,-Ketua DPP Partai Gerindra, Riza Patria menegaskan bahwa pemulangan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab bukan tugas Menteri Pertahanan, Namun Prabowo Subianto sudah mengirim utusan untuk mengurus kepulangan HRS. “Terkait dalam hal permintaan Alumni 212 untuk mengembalikan Habib Rizieq, tentu itu menjadi tugas daripada kementerian terkait. Ada di situ Kementerian Luar Negeri yang bertanggung jawab terhadap seluruh WNI di luar negeri, ada Kemenkum HAM yang bertanggung jawab terkait dengan masalah-masalah hukum seluruh warga negara yang di luar negeri, termasuk Imigrasi, namun pak Prabowo sudah mengirim sebagai utusan untuk mengurus segala sesuatunya terkait kebutuhan untuk pemulangan HRS” kata Riza di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
 
“Juga tentu menjadi urusan Kemendagri terkait politik dan sebagainya. Setidaknya ada tiga kementerian ini yang terkait. Dan tentu ini bukan menjadi tugas Kementerian Pertahanan,” imbuhnya.
 
Karena saat ini Prabowo sudah masuk kabinet Jokowi, maka kata dia, Prabowo memiliki kewajiban dalam melaksanakan visi misi pemerintahan Presiden Jokowi.
 
“Untuk itu, terhadap seluruh harapan permintaan masyarakat harus bisa memahami bahwa sekarang posisi Pak Prabowo adalah sebagai Menhan. Tentu sebagai Menhan beliau harus melaksanakan tugasnya sesuai dengan visi-misi program presiden terpilih, yaitu program Pak Jokowi-Ma’ruf Amin. Dan tentu beliau tugasnya menjaga kedaulatan negara,” jelas Riza.
 
Riza mengatakan Prabowo pasti memahami tugas dan tanggung jawabnya dan tidak bisa mengintervensi kewenangan kementerian lain. Namun Prabowo disebut Riza masih dimungkinkan menyampaikan kepada kementerian terkait menyangkut permintaan PA 212 itu.
 
“Tapi kalau diminta menyampaikan, untuk memberi masukan, tentu itu sangat dimungkinkan. Jadi saya kira yakinlah apa yang nanti akan diputuskan dan diambil kebijakan pemerintah ke depan akan baik, termasuk dalam rangka rekonsiliasi ini,” ucap Riza.
 

Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Kepulangan Rizieq Shihab? Ini Faktanya

 

 

Penelusuaran Fakta:
Tim Cek Fakta Medcom.id melakukan penelusuran, ternyata artikel yang dibagikan akun Sukendar berasal dari situs media blog petroxi.blogspot.com. Artikel tersebut merupakan hasil editan dari artikel berita Detik.com berjudul "Prabowo Diminta Jokowi Urus Pertahanan di Kabinet Baru", tayang pada Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Artikel hasil editan itu mengubah narasi yang seolah-olah Prabowo menyatakan sudah mengirim tim untuk memulankan Rizieq Shihab. Pembuat artikel itu menambahkan kalimat "Namun Prabowo Subianto sudah mengirim utusan untuk mengurus kepulangan HRS." Padahal, versi artikel asli tidak ditemukan pernyataan Prabowo yang menyebut demikian.
 

Prabowo Sudah Mengirim Utusan untuk Kepulangan Rizieq Shihab? Ini Faktanya
 

Pula, mengutip pemberitaan Medcom.id, melalui artikel berjudul "Prabowo Tidak Berkewajiban Memulangkan Rizieq Shihab", Wakil Ketua Umum Partai GerindraSufmi Dasco Ahmad menyebut Prabowo Subianto tidak berkewajiban memulangkan pimpinan FPI Rizieq Shihab. Prabowo dipilih menjadi menteri pertahanan karena memiliki konsep pertahanan negara yang sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo.
 
"Tentang pertanahan itu bisa diterima, kaitannya dengan Habib Rizieq saya rasa tidak ada relevansinya dengan Kementerian Pertahanan," kata Sufmi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.
 

Kesimpulan:
Pernyataan yang menyebut Prabowo sudah mengirim utusan untuk kepulangan Rizieq Shihab adalah salah. Sumber informasi berasal dari situs media blog yang tidak kredibel. Pembuat informasi palsu itu menyalin artikel berita dari media arus utama lalu mengubah fakta sebenarnya sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat .
 

Referensi:
https://www.medcom.id/nasional/politik/9K5r9YRN-prabowo-tidak-berkewajiban-memulangkan-rizieq-shihab
https://news.detik.com/berita/d-4757488/prabowo-diminta-pulangkan-habib-rizieq-gerindra-bukan-tugas-menhan
 

Sumber:
https://petroxi.blogspot.com/2019/10/gerindra-pak-prabowo-sudah-mengirim.html
 

 

(WAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif