Tangkapan layar informasi di media sosial
Tangkapan layar informasi di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Anies Baswedan Menghilang? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 02 Juli 2020 12:58
Beredar narasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghilang. Narasi ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Diandra Diandra yang turut mengunggah tangkapan layar berisi narasi tersebut. Berikut narasi lengkapnya:
 
"BERITA ORANG HILANG

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
TELAH HILANG GLUBERNUR DKI YANG BIASANYA
KONPERS MULU, KINI MENDADAK ENTAH DIMANA
SEJAK KISRUH PPDB DKI. DICARI OLEH RIBUAN ORANG
TUA SISWA KARENA TIDAK PERNAH MUNCUL."
Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 69 emotikon, dan 44 komentar.
 

[Cek Fakta] Anies Baswedan Menghilang? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghilang, adalah salah. Faktanya, Anies masih muncul di hadapan publik.
 
Dilansir Medcom.id, Anies menggelar konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 1 Juli 2020. Anies menyampaikan sejumlah hal.
 
Di antaranya, Anies mengumumkan perpanjangan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.
 
"PSBB transisi diperpanjang 14 hari ke depan dan kita akan evaluasi lagi sesudah mendapat perkembangan terbaru," kata Anies seperti dilansir Medcom.id, Rabu 1 Juli 2020.
 

[Cek Fakta] Anies Baswedan Menghilang? Ini Faktanya
 

Dalam kesempatan yang sama, Anies mengganti sementara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) menjadi kegiatan bersepeda yang tersebar di 32 kawasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.
 
"Mendorong orang menggunakan sepeda supaya jarak aman tercapai," kata Anies.
 
Anies juga mengumumkan aturan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (KBRL) di Jakarta yang sudah mulai diberlakukan. Anies meyakini kebijakan ini untuk menuju Jakarta ramah lingkungan.
 
"Ini memastikan agar kota kita makin hari makin bersahabat pada lingkungan hidup," ujar Anies.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghilang, adalah salah. Faktanya, Anies masih muncul di hadapan publik.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
 
Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
 
Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.
 
Seperti diketahui, muncul polemik terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi di DKI Jakarta tahun 2020. PPDB jalur zonasi menuai polemik karena dianggap memprioritaskan anak berusia tua.
 
"Pak gubernur mantan mendikbud harusnya paham sering ketemu komisi X sebelum diberhentikan presiden harusnya ngerti," kata nggota Komisi X DPR RI Putra Nababan seperti dilansir Kompas.com, Selasa 30 Juni 2020.
 
Kemudian, Anggota Ombudsman Laode Ida meminta Anies dan wakilnya, Ahmad Riza Patria untuk turun tangan menangani polemik ini. Laode meminta Anies memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana.
 
"Sebetulnya Pak Anies dan Pak Riza Patria (Wagub DKI) harus segera memanggil Kadisdik untuk melakukan perubahan dan perpanjang masa penerimaan siswa baru 2020," kata Laode seperti dilansir Medcom.id, Rabu 1 Juli 2020.
 

[Cek Fakta] Anies Baswedan Menghilang? Ini Faktanya
 

Sementara itu, Anies belum memperlihatkan langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan permasalahan ini. Anies belum menyampaikan solusi di hadapan publik.
 

Referensi:
https://www.medcom.id/nasional/metro/GNG45qpb-psbb-transisi-kembali-diperpanjang-14-hari
https://www.medcom.id/nasional/metro/ybDl8Vmb-alasan-cfd-diganti-kawasan-pesepeda
https://www.medcom.id/nasional/metro/3NOGwq2N-larangan-kantong-plastik-untuk-menuju-jakarta-ramah-lingkungan
https://megapolitan.kompas.com/berita/13382401-kisruh-jalur-zonasi-ppdb-dki-putra-nababan-sebut-anies-menambah-beban?page=all
https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/GKdOxwdk-anies-diminta-turun-tangan-bereskan-polemik-ppdb
 

 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif