Adalah akun facebook Yessika yang turut mengunggah video tersebut, 24 Desember 2021. Berikut narasi yang terdengar pada video:
"Vaksin anak yang dari merek Sinovac ini, sama sekali belum dilakukan uji coba untuk anak-anak Indonesia. Nih dokumennya..." kata seorang pria pada video itu.
Akun facebook Rasyidin Ar-Rasyid turut membagikan video ini, 30 Desember 2021. Berikut penampakannya:
![[Cek Fakta] Vaksin Sinovac untuk Anak Sama Sekali belum Diujicoba? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Minggu2jan2.png)
Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa vaksin Sinovac untuk anak belum diujicoba, adalah salah. Faktanya, ini hoaks yang kembali beredar di tengah masyarakat.
Beberapa waktu lalu, kami juga menemukan narasi senada dan telah mengulasnya. Selengkapnya dapat dibaca di sini:
[Cek Fakta] Vaksin Sinovac buat Anak-Anak belum Diujicoba? Ini Faktanya
![[Cek Fakta] Vaksin Sinovac untuk Anak Sama Sekali belum Diujicoba? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Minggu2jan3.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa vaksin Sinovac untuk anak belum diujicoba, adalah salah. Faktanya, ini hoaks yang kembali beredar di tengah masyarakat.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Vaksin Sinovac untuk Anak Sama Sekali belum Diujicoba? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Hoaks%20Misleading%20Content(139).jpeg)
Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/gNQeEdaN-cek-fakta-vaksin-sinovac-buat-anak-anak-belum-diujicoba-ini-faktanya
https://www.facebook.com/groups/561631561541003/posts/646337166403775
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News