Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp
Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Pemda Manokwari Larang Hijab, Azan dan Pembangunan Masjid, Itu Hoaks

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 05 Januari 2022 13:14
Beredar sebuah narasi bahwa Pemerintah Daerah Manokwari, Papua Barat melarang perempuan berhijab, azan dan pembangunan masjid. Narasi ini beredar di WhatsApp, baru-baru ini.
 
Berikut narasi selengkapnya:
 
"Mhon kesediaannya sbg umat Muslim melakukan doa untuk sodara2 kita di Jayapura.
Dalam upaya penolakan terhadap pemda manokwari yang menetapkan Manokwari sebagai kota INJIL & melarang :
1. Perempuan Berjilbab
2. Adzan
3. Pembangunan Mesjid dll.
Mohon sebarkan ke umat Islam (berita dari ukhti/saudari kita di Jayapura).
Tolong di Broadcas sebanyak²nya,Minimal agar yang lain tau bagaimana perkembangan Islam di Jayapura,Tolong sebarkan saudaraku.
Jazakumullahu khairan katsira mudah²an kebaikannya dibalas Allah SWT, Aamiiin...

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Barangsiapa menolong agama ?????? maka sungguh ?????? akan menolongnya “Dan Barang siapa yang mengabaikan agama ?????? , ?????? akan abaikan Dia Nanti di hari yang menakutkan"
 
sungguh pertolongan allah akan kpada orang yg membela agama Dan sungguh Azab ?????? sangatlah pedih:(ini hanya lanjutan bc..tp sebaiknya kita menyebarkan ini sebagai rasa peduli kita dengan agama ISLAM..

 

[Cek Fakta] Pemda Manokwari Larang Hijab, Azan dan Pembangunan Masjid, Itu Hoaks
 

Benarkah demikian?
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Pemda Manokwari melarang tiga hal tersebut, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
 
Setidaknya narasi identik sudah beredar pada Oktober 2017 lalu. Situs cek fakta Turnbackhoax.id menegaskan narasi tersebut tergolong disinformasi.
 
Bahwa benar kala itu terdapat Rancangan Peraturan Daerah (Perda) terkait Kota Injil yang belakangan disahkan jadi Perda pada Oktober 2018. Pihak terkait memastikan Rancangan Perda itu tidak mengekang kebebasan beragama di Manokwari.


"Rancangan Perda Manokwari Kota Inji telah disetujui rapat paripurna DPRD Kabupaten Manokwari pada 6 Maret 2017 untuk dibahas dalam masa sidang tahun ini. DPRD Manokwari memastikan rancangan perda ini tidak akan menghalangi kebebasan beragama dan tidak mengancam kebhinekaan. Jika disetujui aturan daerah ini akan dikonsultasikan ke Kementerian Dalam negeri," tulis Turnbachoax.id dalam laporannya, 15 Oktober 2017.


 
[Cek Fakta] Pemda Manokwari Larang Hijab, Azan dan Pembangunan Masjid, Itu Hoaks
 

Lebih lanjut pada 2019, Pemda Manokwari menegaskan tidak ada larangan berhijab di sekolah. Hal itu disampaikan langsung Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan.


"Saya tidak pernah mengeluarkan aturan melarang anak murid berhijab di sekolah. Selama ini hampir semua sekolah umum, baik di tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK, bahkan sampai perguruan tinggi ada yang siswinya memakai hijab," kata Demas kepada Balleo News seperti dimuat di Kumparan.com, 7 Desember 2019.


 
[Cek Fakta] Pemda Manokwari Larang Hijab, Azan dan Pembangunan Masjid, Itu Hoaks
 

Pula soal azan. Salah satu petinggi MUI Papua Barat, Abdul Kholik meyakini tidak ada larangan azan.


"Saya sudah tanya ke Sekda, kebetulan Sekda juga muslim. Itu tidak ada seperti yang kami pikirkan, nanti kalau ada azan pada hari Minggu, ya silakan saja, ada kegiatan tablig akbar pada hari Minggu, tidak ada masalah. Itu nanti tinggal berkoordinasi dengan FKUB,” kata Abdul Kholik seperti dimuat Tirto.id dalam laporannya,7 Januari 2019.


Pada Oktober 2021, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi Pemda Papua Barat yang di dalamnya juga terdapat Manokwari. Apresiasi diberikan lantaran Pemda setempat telah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama serta kerukunan antarmasyarakat dengan pemerintah.
 

[Cek Fakta] Pemda Manokwari Larang Hijab, Azan dan Pembangunan Masjid, Itu Hoaks
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Pemda Manokwari melarang tiga hal tersebut, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Pemda Manokwari Larang Hijab, Azan dan Pembangunan Masjid, Itu Hoaks
 

Referensi:
https://turnbackhoax.id/2017/10/15/disinformasi-kesediaan-umat-islam-melakukan-doa-untuk-warga-jayapura/
https://kumparan.com/balleonews/bupati-manokwari-berbicara-soal-larangan-berhijab-di-sekolah-1sOmTUxYIg9/3
https://tirto.id/polemik-perda-manokwari-kota-injil-ddsi
https://papuabaratprov.go.id/2021/10/15/wapres-sampaikan-terimakasih-papua-barat-junjung-toleransi-umat-beragama/
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif