Adalah akun facebook Kang Ahmad yang turut mengunggah video itu, Sabtu 29 Mei 2021. Berikut narasi yang tamoak pada thumbnail video:
"AKHIRNYA TERHADI..!!!!~
DIANAKTIRIKAN MEGA
GANJAR BERHASIL LENGSERKAN PUAN DARI PDIP."
Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 32 emotikon dan 13 komentar.
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Politikus PDIP Ganjar Pranowo menyingkirkan Puan Maharani dari PDIP, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu. Video itu berasal dari Kanal YouTube JALAN PINTAS. Video yang diunggah pada 27 Mei 2021 itu telah ditonton sebanyak 27 ribu kali.
![[Cek Fakta] Ganjar Singkirkan Puan dari PDIP? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-05-30%20at%2011_34_35.png)
Kami mengecek video berdurasi 10 menit 11 detik itu. Hasilnya, tidak ada data dan fakta pendukung bahwa benar Puan sudah tersingkir dari PDIP.
Video itu memuat komentar sejumlah orang terkait Ganjar dan Puan. Belakangan, dua nama itu menjadi sorotan menjelang Pilpres 2024.
Di sisi lain, PDIP belum memutuskan calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024. Dalam berbagai hal penting, kepastian nama calon tergantung restu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Kesimpulan:
Klaim bahwa Politikus PDIP Ganjar Pranowo menyingkirkan Puan Maharani dari PDIP, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
![[Cek Fakta] Ganjar Singkirkan Puan dari PDIP? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/falcon(34).jpeg)
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=lVzupJoZ2EQ
https://archive.md/QPQsF
https://archive.md/2Kksh
Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News