Berikut narasi selengkapnya:
"Semua Ayam mati mendadak, burung² mati mendadak, karena chemtrails dan 5G... bukan karena ratu iblis rorokidul minta tumbal / mitos hoax yang berujung syirik... masyarakat yang awam dan masih berlaku syirik wajib disadarkan..."
Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa bahwa banyak ayam dan burung mati mendadak karena chemtrail dan radiasi 5G, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat. Di sisi lain, isu senada sempat beredar pada Juni 2019 lalu. Kala itu, beredar isu bahwa ratusan burung mati karena terkena radiasi sinyal 5G di Belanda.
Faktanya, kematian ratusan burung itu tidak ada kaitannya dengan sinyal 5G. Hal itu seperti dimuat Kominfo.go.id.
"Dalam laman resmi pemerintah Den Haag, kematian ratusan burung dipastikan terjadi karena keracunan yang disebarkan virus dari anjing. Uji coba 5G tak berdampak apapun bagi burung-burung yang mati tersebut," tulis Kominfo.go.id dalam laporannya, 21 Juni 2019.
![[Cek Fakta] Banyak Burung Mati karena Radiasi Sinyal 5G? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/minggu22sep.png)
Baru-baru ini juga terjadi kematian ratusan burung pipit. Di antaranya di Cirebon, Jawa Barat.
Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon melakukan investigasi terkait kematian itu. Dari hasil sementara, kematian ratusan burung itu tidak ada kaitannya dengan inveksi virus.
"Yang sudah keluar adalah uji PCR untuk AI dan ND, hasilnya negatif. Autopsi untuk melihat organ dalam juga, hasilnya tidak ditemukan perubahan, artinya organ dalam normal," kata Kabid Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Cirebon Iin Inayati seperti dimuat Medcom.id, 16 September 2021.
![[Cek Fakta] Banyak Burung Mati karena Radiasi Sinyal 5G? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/minggu23sep.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa bahwa banyak ayam dan burung mati mendadak karena chemtrail dan radiasi 5G, adalah salah.Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
![[Cek Fakta] Banyak Burung Mati karena Radiasi Sinyal 5G? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/hoaks%20false%20context(26).jpeg)
Referensi:
https://kominfo.go.id/content/detail/19424/disinformasi-ratusan-burung-mati-karena-radiasi-sinyal-5g-di-belanda/0/laporan_isu_hoaks
https://www.medcom.id/nasional/daerah/ybD46v0b-kematian-ratusan-burung-pipit-di-cirebon-karena-cuaca-ekstrem
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News