Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] PKI Anggarkan Rp5 Triliun untuk Muluskan Jokowi 3 Periode, Benarkah?

Medcom Files Cek Fakta hoax kabar hoaks PKI komunisme Jokowi
Wanda Indana • 28 September 2022 18:34
Beredar unggahan gambar berisi narasi yang mengklaim bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) menganggarkan Rp5 triliun untuk memuluskan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tiga periode. Unggahan ini beredar di media sosial.
 
Akun Twitter ini membagikan gambar itu pada 17 September 2022. Berikut narasi pada unggahan gambar yang beredar:
 
"Salam Perjuangan
Kita sudah melakukan dua tahap pilpres, tetapi hasilnya belum cukup. Usahakan agar Jokowi 3 periode, kalau bisa pilpres 2024 ditunda minimal jabatan Jokowi di tambah 2 tahun. Kalau masih sulit Usahakan ketua KPU 2024 dari Banser, pertahankan Ketua MK, nikahkan dengan saudara kandung Jokowi. Kita akan anggarkan 5 Triliun untuk KPU, MK, Charta Politica, dan Politisi.. Jika ada orang-orang yang menghambat, baik dari tokoh Nasionalis, tokoh agama, atau Mahasiswa, atau elemen lain habisi mereka".

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
“Siasat cebong sama pki..” tulis akun itu. Benarkah? Berikut cek faktanya,
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwaPKI menganggarkan Rp5 triliun untuk memuluskan masa jabatan Presiden Jokowi hingga tiga periode adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar.
 
Tim Cek Fakta Medcom.id sudah mengulasi klaim serupa pada21 April 2022.Dari penelusuran kami, PKI sudah lama dibubarkan karena menjadi organisasi terlarang di Indonesia.
 
Lalu, isu masa jabatan tiga periode sudah tidak relevan lagi. Sebab, semua pihak terkait sudah menegaskan tidak ada penundaan Pemilu 2024 dan tidak ada perpanjangan masa jabatan Presiden.
 
Hal ini sudah ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Ia mengatakan pembahasan isu atau wacana tersebut sudah basi.
 
"Ini sudah tutup buku (perpanjangan masa jabatan, 3 periode). Sudah tutup buku, mau pakai apa? PDIP sudah nyatakan. PDIP paling getol untuk amandemen PPHN (Pokok-pokok Haluan Negara). Tapi, karena ada isu ini (perpanjangan masa jabatan), saya nggak jadi amandemen, karena nanti bisa masuk ke jabatan itu," kata Mahfud seperti dimuat Detik.com, Rabu 20 April 2022.
 
Selain itu,Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga berpendapat bahwa wacana penundaan Pemilu serentak 2024 merupakan permainan politik. Namun dia menegaskan tidak ada alasan penundaan Pemilu tersebut.
 
"Makanya saya tegas mengatakan sebagai ketua partai, No!. Nggak ada penundaan sama sekali, tetap berjalan dengan apa adanya," kata Megawati seperti dimuat Beritasatu.com, Rabu 20 April 2022.
 
Kesimpulan:
klaim bahwaPKI menganggarkan Rp5 triliun untuk memuluskan masa jabatan Presiden Jokowi hingga tiga periode adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 
[Cek Fakta] PKI Anggarkan Rp5 Triliun untuk Muluskan Jokowi 3 Periode, Benarkah?
 
Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/0kpvBWWN-cek-fakta-dari-beijing-pki-anggarkan-rp5-triliun-demi-muluskan-jokowi-3-periode-ini-faktanya
https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/482178/ini-isi-tap-mprs-tentang-pembubaran-pki
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif