Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube
Tangkapan layar berita palsu Foto:Youtube

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Syekh Ali Jaber Meninggal karena Disuntik Vaksin Sinovac Hoaks, Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta Ali Jaber
Whisnu Mardiansyah • 15 Januari 2021 14:53
Beredar sebuah video dengan narasi judul Syekh Ali Jaber meninggal setelah diberikan vaksin Sinovac. Video beredar di youtube.
 
Kanal youtube jagat politik membagikan video ini pada 15 Januari 2020. Video berjudul "BERITA TERBARU ~APAKAH KARNA VAKSIN INI BELIAU WAFAT??? ~NEWS TERKINI SYEKH ALI JABER UMAT ULAMA" telah ditonton 120 ribu orang.
 
Dalam halaman muka video ini, mencatut foto Syekh Ali Jaber yang tengah terbaring di ranjang rumah sakit dengan foto kemasan vaksin Sinovac.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Terdapat tulisan dalam halaman muka video "Kronologi Syekh Ali Jabar Wafat 2 jam sebelum beliau wafat tak disangka ternyata karna vaksin ini??" [Cek Fakta] Syekh Ali Jaber Meninggal karena Disuntik Vaksin Sinovac Hoaks, Ini Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Syekh Ali Jaber meninggal setelah diberikan vaksin Sinovac adalah salah. Faktanya, Syekh Ali Jaber meninggal setelah beberapa hari dirawat karena sakit paru-paru.
 
Dilansir medcom.id, belum ada penjelasan resmi soal penyebab wafatnya pendakwah tersebut. Namun sebelumnya, Syekh Ali Jaber sempat menjalani perawatan akibat terpapar covid-19 pada Selasa, 29 Desember 2020.
 
Akan tetapi, berdasarkan keterangan Ustaz Yusuf Mansur, Syekh Ali Jaber wafat bukan dikarenakan covid-19.
 
"Saya sempat dikabarkan bahwa Syekh Ali Jaber sempat kritis pada pukul 23.00 WIB dan mendapat kabar bahwa pukul 08.30 WIB meninggal dunia,” ucap Yusuf Mansur, Kamis, 14 Januari 2021.
 
Menurut Yusuf Mansur, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif Covid-19, akan tetapi penyakit di paru-paru menjadi penyebab kepergiannya.
 
"Setelah di rawat di RS Yarsi, Syekh Ali Jaber dinyatakan negatif Covid-19 dan meninggal dunia akibat paru-paru,” beber Yusuf Mansur.
 
[Cek Fakta] Syekh Ali Jaber Meninggal karena Disuntik Vaksin Sinovac Hoaks, Ini Faktanya
 
Syekh Ali Jaber sempat mengalami masa kritis saat dirawat di Rumah Sakit (RS) Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sebelum dinyatakan meninggal. Ali Jaber menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator selama 17 hari.
 
"Kurang lebih 16-17 hari pakai ventilator," kata Ustaz Yusuf Mansur.
 
Menurut dia, Ali Jaber kritis pada Rabu malam, 13 Januari 2021. Ali Jaber menggunakan alat pacu jantung dan peralatan medis lainnya.
 
Kabar itu sempat Yusuf Mansur sebar ke sejumlah ulama Indonesia. Meminta doa kesembuhan Ali Jaber.
 
"Dikabarkan dokter, bahwa Syekh Ali kritis, saya juga sebar permohonan doa kepada ustaz dan ustazah, kiai, alim ulama, Aa Gym ke teman-teman se-Nusantara," ujar Yusuf Mansur.
 
[Cek Fakta] Syekh Ali Jaber Meninggal karena Disuntik Vaksin Sinovac Hoaks, Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Syekh Ali Jaber meninggal setelah diberikan vaksin Sinovac adalah salah. Faktanya, Syekh Ali Jaber meninggal karena sakit paru-paru.
 
Informasi ini jenis hoaks fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
[Cek Fakta] Syekh Ali Jaber Meninggal karena Disuntik Vaksin Sinovac Hoaks, Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/zNPZX1gk-bukan-karena-covid-19-yusuf-mansur-beberkan-penyebab-syekh-ali-jaber-meninggal
2.https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/0KvMPp4k-syekh-ali-jaber-17-hari-menggunakan-alat-bantu-pernapasan
3.https://archive.fo/6gU9h
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 
"Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari tim kami untuk kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb"


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif