Akun Facebook Darmo Sanjaya turut membagikan gambar itu pada Sabtu, 25 September 2021. Pada unggahannya, diklaim foto makam tersebut berada di Jepang. Disebutkan, kode QR menyimpan informasi tentang kehidupan orang yang meninggal.
"Di Jepang terdapat kuburan yang dilengkapi dengan kode QR, saat pemindaian menunjukkan gambar identitas, informasi dan biografi singkat tentang kehidupan dari orang mati tersebut." narasi pada unggahan.
Benarkah demikian? Berikut cek faktanya.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa adanya makam dengan kode QR di Jepang adalah salah. Faktanya, bukan pemakanan, foto tersebut memperlihatkan nisan tiruan di taman rekreasi di Tiongkok. Melalui reverse image, foto identik ditemukan pada situs China Daily melalui artikel berjudul "Online memorial dedicated to WWII victims" dimuat pada 1 April 2015.
Pada foto itu terdapat keterangan sebagai berikut:
"Pengunjung memindai kode QR untuk memperingati korban Pembantaian Nanjing dan Pemboman Chongqing, keduanya dilakukan oleh tentara Jepang di Tiongkok selama Perang Dunia II, di taman hiburan Foreigner Street di kotamadya Chongqing, Tiongkok Barat Daya, 31 Maret 2015. Pengunjung dapat ikut serta dalam sebuah peringatan online, dengan menyalakan lilin, mempersembahkan bunga, membunyikan lonceng, dan menanam pohon. [Foto/ecns.cn]"
Batu nisan pada foto adalah hasil tiruan bukan nisan asli. Kode QR pada batu nisan tiruan untuk memperingati korban Pembantaian Nanjing dan Pemboman Chongqing, keduanya dilakukan oleh pasukan Jepang di Cina selama Perang Dunia II.
Adapun teks pada nisa tiruan itu bukan basaha Jepang, melainkan bahasa mandari yang berarti “Korban Pembantaian Nanjing”.
![[Cek Fakta] Kuburan di Jepang Dilengkapi Kode QR yang Berisi Informasi tentang Orang yang Meninggal? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-30%20at%2016_24_22.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa adanya makam dengan kode QR di Jepang adalah salah. Faktanya, bukan pemakanan, foto tersebut memperlihatkan nisan tiruan di taman rekreasi di Tiongkok.
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
![[Cek Fakta] Kuburan di Jepang Dilengkapi Kode QR yang Berisi Informasi tentang Orang yang Meninggal? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/WhatsApp%20Image%202020-08-07%20at%2018_30_14-3(154).jpeg)
Referensi:
https://www.chinadaily.com.cn/china/2015-04/01/content_19966811.htm
https://turnbackhoax.id/2021/09/28/salah-kuburan-dengan-kode-qr-di-jepang/
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surelcekfakta@medcom.idatau WA/SMS ke nomor082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News