Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Erdogan Sebut Penutupan Masjid Lebih Berbahaya dari Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 03 Juli 2021 17:32
Beredar sebuah narasi pernyataan Presiden Turki Racep Tayip Erdogan terkait kebijakan pandemi Covid-19. Dalam pernyataannya Erdogan menyebut tidak akan menutup masjid selama pandemi. Berikut narasi lengkapnya.

"Tidak ada mesjid yang akan ditutup di Turki dari ancaman virus corona. Penutupan mesjid lebih berbahaya dari virus corona. Siapa saja yang meninggalkan mesjid hari ini, besok dia akan kehilangan iman karena dajjal. Percaya kepada Allah dan hanya Allah pemberi pertolongan," Reccep Tayyip Erdogan (Presiden Turki)"


Akun facebook Randa Saputra membagikan narasi ini pada 2 Juni 2021. Dalam unggahannya ia memberikan kutipan sebagai berikut.


"Andai jiwa presiden indonesia seperti bapak TAYYIP ERDOGAN(presiden turki) saya bakalan berdoa tiap waktu buat bapak presiden indonesia semoga di sehat kan badan,panjang umur, dilimpah kan rezki dan di waktu meninggal,beliau meninggal dalam ke aadaan husnul khotimah"


Unggahan ini mendapatkan respon dari 10 ribu warganet. Serta 743 komentar dan 1.500 kali dibagikan ulang.
 
[Cek Fakta] Erdogan Sebut Penutupan Masjid Lebih Berbahaya dari Covid-19? Ini Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Erdogan menyebut tidak akan menutup masjid selama pandemi adalah salah. Faktanya, tidak ditemukan informasi valid terkait pernyataan Erdogan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Dari penelusuran kami, Pemerintah Turki menutup sejumlah tempat ibadah termasuk masjid untuk menekan penyebaran Covid-19. Dilansir republika.co.id, Kepala Urusan Agama Turki Ali Erbas mengatakan masjid ditutup untuk salat Jumat, 20 Maret 2020 dan malam Isra Mi'raj, Sabtu, 21 Maret 2020. Turki telah menutup masjid-masjid negara untuk shalat Jumat mendatang dan malam Isra Mi'raj.
 
Langkah ini sebagai bagian dari tindakan pencegahan terhadap wabah coronavirus yang baru. Erba mengatakan sejak 16 Maret 2020. Turki telah menghentikan salat berjamaah di masjid-masjid hingga risiko wabah virus corona berakhir. Namun, masjid akan tetap terbuka untuk shalat pribadi.
 
Sementara itu, gereja dan sinagoge di Istanbul juga menghentikan layanan mereka sebagai tanggapan terhadap penyebaran virus corona. Gereja dan sinagoge terlihat ditutup di distrik Beyoglu, Istanbul, menurut laporan media setempat.
 
[Cek Fakta] Erdogan Sebut Penutupan Masjid Lebih Berbahaya dari Covid-19? Ini Faktanya
 
Dilansir anadolu, Dewan Tertinggi Urusan Agama Direktorat Agama Turki telah mengeluarkan fatwa untuk menghentikan salat berjamaah di semua masjid pada 16 Maret 2020 hingga ancaman virus berakhir, termasuk salat Jumat.
 
Keputusan Direktorat Agama Turki itu pun dipasang di pintu masuk masjid-masjid. Bahkan, di Ankara, ibu kota Turki, petugas kepolisian ditempatkan di depan masjid untuk mencegah warga masuk. Meskipun begitu, azan tetap dikumandangkan.
 
Salah satu masjid yang ditutup adalah Masjid Eyup Sultan di Istanbul, dikunci pada hari Jumat. Langkah-langkah keamanan juga diambil di sekitar masjid. Warga yang mendekati masjid serta makam yang berada di masjid tersebut ditolak oleh penjaga keamanan.
 
[Cek Fakta] Erdogan Sebut Penutupan Masjid Lebih Berbahaya dari Covid-19? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Erdogan menyebut tidak akan menutup masjid selama pandemi adalah salah. Faktanya, tidak ditemukan informasi valid terkait pernyataan Erdogan tersebut.
 
Informasi ini jenis hoaks imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.
[Cek Fakta] Erdogan Sebut Penutupan Masjid Lebih Berbahaya dari Covid-19? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://republika.co.id/berita/q7h6oc366/masjid-turki-tidak-gelar-sholat-jumat
2.https://www.aa.com.tr/tr/koronavirus/koronavirus-tedbirleri-kapsaminda-camilerde-toplu-halde-cuma-namazi-kilinmadi/1773089
3.https://archive.fo/lDtVf
 

 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan