Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai di aplikasi percakapan
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai di aplikasi percakapan

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Makanan Kaleng Produksi Negara Ini Mengandung HIV AIDS? Cek Faktanya

Medcom Files thailand hoax Cek Fakta kabar hoaks
Wanda Indana • 06 Mei 2022 14:30
Beredar pesan berantai yang memuat informasi adanya makanan kalengproduksi Thailand mengandung virus HIV/AIDS. Pekerja yang berkerja di pabrik makanan kaleng produksi Thailand tersebut diklaim mengidap AIDS dan mereka memasukkan darah ke dalam kalengan-kaleng itu.
 
Pula, pada pesan berantai juga disebutkan makanan dan minuman tersebut telah disita Kementerian Kesehatan Thailand. Berikut narasi yang beredar:
 
"Tolong beritahu adek2, suami, isteri dan semua teman2 Perhatian ; Mulai saat ini jangan makan makanan kaleng ,terutama buah2an , khususnya produksi Thailand. Karena di negara itu ada kira2 200 orang pengidap aids kerja di pabrik kalengan, dan mereka masukkan darah mereka ke dalam kalengan2 itu , dan saat ini masalah tersebut telah diketahui DepKes Thailand sehingga kaleng2an tersebut telah banyak di sita ttpi lebih banyak yg sdh terlajur diekspor. Contoh ; Lecy , Rambutan , Lengkeng , Mangga Puding dll. Setelah terima ini cepat kirim ke saudar2 n teman2 semua. Agar tidak konsumsi kalengan apapun…… Demi keselamatan kita semua. Info dr ibu dubes KBRI,"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah? Berikut cek faktanya.
[Cek Fakta] Makanan Kaleng Produksi Negara Ini Mengandung HIV AIDS? Cek Faktanya
 

Penelusuran
Dari hasil penelusuran, klaim pada pesan berantai bahwa makanan kaleng produksi Thailand mengandung virus HIV?AIDS adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar.
 
Tim cek fakta medcom pernah mengulas klaim serupa pada 2 April 2022. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat itu Roy Sparingga mengatakan bahwa berita tersebut hoaks dan menyesatkan.
 
"Itu berita hoaks. Sudah lama beredar, tidak benar dan menyesatkan. Tolong hal ini diluruskan kepada masyarakat," tutur kata Roy seperti dilansir Detik.com, Kamis 5 Juni 2014.
 
Roy mengatakan bahwa BPOM tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut, termasuk kandungan darah dan virus HIV. Selain itu menurut dr Roy, virus HIV tidak akan mampu bertahan hidup jika sudah keluar dari host atau tubuh manusia.
 
"Virus AIDS tidak bisa bertahan di luar hostnya, yakni tubuh manusia. Darah juga kalau keluar dari tubuh kan akan kering. Apalagi makanan kaleng melalui proses sterilisasi," lanjut dr Roy.
 
BPOM melakukan evaluasi terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan impor sebelum diedarkan di wilayah Indonesia (pre-market evaluation).
 
BPOM secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).
 

Kesimpulan:
Klaim pada pesan berantai bahwa makanan kaleng produksi Thailand mengandung virus HIV?AIDS adalah salah. Faktanya, informasi ini adalah hoaks lama yang kembali beredar.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

 
[Cek Fakta] Makanan Kaleng Produksi Negara Ini Mengandung HIV AIDS? Cek Faktanya
 

Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/0kp49Vqk-cek-fakta-waspada-produk-makanan-impor-dari-thailand-terpapar-aids-ini-faktanya
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 
Kami saat ini mengadakan survei/kuesionerbertujuan memahami perilaku dan preferensi audiens terkait konten cek fakta dari media/pers di Indonesia. Anda bisa mengisi survei melalui tautan link di bawah ini. Data Anda akan dijamin kerahasiaannya dan hanya akan digunakan guna keperluan penelitian.
 
Link survei:https://tinyurl.com/survei-audiens-cekfakta

 

 

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif