Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Disebut karena Vaksin Covid-19? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia Tjahjo Kumolo hoax kabar hoaks vaksin covid-19
Wanda Indana • 21 Juli 2022 15:49
Beredar narasi yang menyebutkan mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia karena vaksin Covid-19. Klaim ini beredar di media soial.
 
Akun Twitter ini membagikan klaim tersebut pada 1 Juli 2022. Akun itu mengunggah tautan artikel dari disertai cuitan dengan narasi sebagai berikut:
 
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun.
Semoga husnul khatimah.
Untuk semuanya, yang mendapat V4KS1N mRN4, segera check up kondisi Pembuluh Darah dan Jantung.
Check MRA dan CT Jantung dan Pembuluh Darah.”

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah? Berkut cek faktanya. [Cek Fakta] Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Disebut karena Vaksin Covid-19? Cek Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwamantan MenPAN RB Tjahjo Kumolo meninggal karena vaksin adalah salah. Faktanya, kabar ini telah dibantah pihak keluarga dan kerabat dekat almarhum.
 
Dilansir Medcom.id,Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang membenarkan kabar meninggalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Tjahjo meninggal karena sakit.
 
"Iya beliau meninggal karena sakit, selama ini dirawat di Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo (Jakarta)," kata Junimart dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 1 Juli 2022.
 
Menurut Junimart, DPP PDI Perjuangan mengetahui informasi Tjahjo sakit sejak penyelenggaraan rakernas. Kepada DPP PDI Perjuangan, Tjahjo tak menjelaskan detail sakitnya. "Kami mengetahui ketika rakernas, beliau sudah dirawat, beliau hanya bilang untuk perawatan saja," kata dia.
 
Putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari, mengatakan ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru.Sebelum meninggal, Tjahjo Kumolo menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo Jakarta Pusat.
 
Menurut Keterangan Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menjelaskan Tjahjo Kumolo menderita penyakit komplikasi. Dia menyebut ada benjolan di bagian perut. Benjolan itu lalu menjalar ke paru-paru dan ginjal.
 
Hal serupa diungkapkan, Detri Warmanto, menantu dari Tjahjo Kumolo. “Ada infeksi di perut terus menjalar ke paru, ke ginjal, ke liver, dan sudah pakai bantu alat pernapasan, alat bantu pacu jantung, cuci darah, segala macam,” Tambah Detri.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwamantan MenPAN RB Tjahjo Kumolo meninggal karena vaksin adalah salah. Faktanya, kabar ini telah dibantah pihak keluarga dan kerabat dekat almarhum.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 
[Cek Fakta] Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Disebut karena Vaksin Covid-19? Cek Faktanya
 
Referensi:
-https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/gNQeqWON-pdi-perjuangan-menpan-rb-tjahjo-kumolo-meninggal-karena-sakit
-https://www.tvonenews.com/berita/nasional/51033-menpan-rb-tjahjo-kumolo-meninggal-dunia-sakit-komplikasi-hingga-dimakamkan-di-tmp-kalibata?page=2
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif