Tangkapan layar pemberitaan palsu di situs internet.
Tangkapan layar pemberitaan palsu di situs internet.

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Justru Memiliki Risiko Kematian Lebih Tinggi? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 14 Agustus 2021 19:23
Beredar kabar yang menyebutkan orang yang sudah divaksin memiliki risiko kematian yang lebih tinggi. Disebutkan, klaim ini berasal dari data lembaga kesehatan Inggris,Public Health England (PHE).
 
Situs dailyexpose.co.uk membagikan klaim tersebut pada Selasa, 3 Juli 2021. Situs itu mengunggah artikel berjudul sebagai berikut:


"Orang yang divaksinasi lengkap memiliki peluang kematian akibat Covid-19 885% lebih tinggi daripada orang yang tidak divaksinasi menurut data resmi".


Benarkah orang yang sudah divaksin covi-19 memiliki risiko kematian lebih tinggi daripada yang belum divaksin? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Justru Memiliki Risiko Kematian Lebih Tinggi? Cek Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa orang yang sudah divaksin memiliki risiko kematian 885% lebih tinggi daripada yang belum divaksin adalah salah. Faktanya, informasi ini telah dibantah pihak PHE. Juru bicara PHE James McCreadie mengatakan bahwa data mereka salah dipahami, dan bahkan sengaja dibiaskan. Sebaliknya, data yang diterbitkan pada 18 Juni 2021, menunjukkan vaksin Pfizer dan AstraZeneca sangat efektif mengurangi gejala Covid-19 varian delta.

"Cara menghitung persentase data tersebut salah" kata McCreadie seperti dilansir AFP.


Devon Greyson dari Fakultas Kependudukan dan Kesehatan Masyarakat Universitas British Columbia menjelaskan bahwa perhitungan data dalam artikel tersebut salah dan berakibat fatal dalam pengambilan kesimpulan. Media publikasi tersebut menghitung tingkat kematian yang menerima suntikan dengan membagi jumlah kematian akibat varian delta yang sudah divaksin dengan jumlah pasien yang sudah divaksinasi yang masuk rumah sakit.
 
Menurut Greyson, seharusnya penyebutan yang benar adalah total populasi Inggris yang divaksinasi. Demikian pula, untuk menghitung tingkat kematian orang yang tidak divaksinasi, penyebutnya adalah jumlah total orang yang tidak divaksinasi.
 
[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Justru Memiliki Risiko Kematian Lebih Tinggi? Cek Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa orang yang sudah divaksin memiliki risiko kematian 885% lebih tinggi daripada yang belum divaksin adalah salah. Faktanya, informasi ini telah dibantah pihak PHE.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Justru Memiliki Risiko Kematian Lebih Tinggi? Cek Faktanya
 

Referensi:
1. https://factcheck.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9JE74M-2
2. https://apnews.com/article/ap-fact-check-europe-coronavirus-pandemic-science-business-f034a70829f3b4c53a69b09465959825
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan