Adalah akun facebook Sultan Salju yang turut mengunggah foto tersebut, Minggu 24 Oktober 2021. Berikut penampakannya:
Benarkah demikain?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa foto itu memperlihatkan Anies sedang membaca buku '101 cara ngeles', adalah salah. Faktanya, itu foto editan.
Foto itu sebenarnya memperlihatkan Anies sedang membacak buku 'HOW DEMOCRACIES DIE'. Foto itu diunggah Anies di akun media sosialnya pada 22 November 2020.
"Selamat pagi semua. Selamat menikmati Minggu pagi," tulis Anies kala itu.
![[Cek Fakta] Foto Anies Baca Buku '101 Cara Ngeles'? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/senin25okt4.png)
Dilansir dari detik.com, buku 'How Democracies Die' merupakan karya penulis profesor Harvard, Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt. Buku tersebut membahas beberapa pemimpin di dunia yang terpilih melalui Pilpres, tetapi lekat dengan label 'diktator'.
Dalam bukunya, mereka mencatat bahwa kemunculan beberapa pemimpin diktator justru merupakan hasil dari pemilu. Demokrasi mati bukan karena pemimpin diktator yang memperoleh kekuasaan lewat kudeta, melainkan justru yang menang melalui proses pemilu.
Kesimpulan:
Klaim bahwa foto itu memperlihatkan Anies sedang membaca buku '101 cara ngeles', adalah salah. Faktanya, itu foto editan.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
![[Cek Fakta] Foto Anies Baca Buku '101 Cara Ngeles'? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/manipulated(22)(11).jpeg)
Referensi:
https://www.instagram.com/p/CH4LUTggn14/
https://news.detik.com/berita/d-5265268/anies-unggah-foto-baca-buku-how-democracies-die
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/Wb7405rk-cek-fakta-foto-anies-sedang-membaca-novel-enny-arrow-ini-faktanya
https://www.facebook.com/groups/257679981504674/posts/942752952997370
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News