Akun Twitter Kimberley @Kimberley20101 membagikan video tersebut pada 25 Januari 2022. Akun itu meminta vaksinasi covid-19 pada anak-anak dihentikan karena tidak ada urgensinya dan hanya memberikan ketakutan.
Pada unggahan videonya, akun itu menyertakan narasi sebagai berikut:
"#StopVaccineForTheKids
Apa urgensinya?
Melihat adik ini sangat ketakutan menghindari utk di vaksin, ada rasa geram pada kebijakan pemerintah. Mereka generasi penerus langgengnya Republik ini yg harus dilindungi. Bukan manusia impor dari China yang tidak punya jiwa negeri ini"
Benarkah? Berikut cek faktanya.
![[Cek Fakta] Beredar Video Anak SD Ketakutan Divaksin Covid-19? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202022-01-29%20at%2010_23_18.png)
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video yang beredar memperlihatkan vaksinasi Covid-19 pada anak sekolah dasar adalah salah. Faktanya, video lama dan tidak ada kaitannya dengan Covid-19.
Video terserbut memperlihatkan peristiwa tahun 2017, berkaitan dengan Imunisasi Rubella. Video itu dilansir Detik.com pada artikel berjudul “Sebuah video viral di media sosial menunjukkan apa yang terjadi ketika seorang guru pria berusaha membujuk murid perempuan yang tidak mau diimunisasi.”
Berikut keterangan pada video yang beredar:
"Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Atika Durrotin menunjukkan seorang siswi Sekolah Dasar (SD) menangis menolak mendapat vaksin rubella. Sang anak berlari-lari di dalam kelas sambil menangis sampai akhirnya terpojok oleh temannya dan seorang guru pria. Di Facebook video ini telah dibagikan oleh lebih dari 64 ribu orang. Kebanyakan warganet menganggapnya lucu dan mengapresiasi sang guru yang begitu tabah menghadapi murid. Karena terus meronta dan menangis sang guru pun duduk di bangku berusaha menenangkan muridnya. Sambil menunjukkan muka kesakitan, sang guru berusaha untuk tidak melepaskan murid. Memang tidak mudah ya menjadi seorang guru. Di Facebook video ini telah dibagikan oleh lebih dari 64 ribu orang. Kebanyakan warganet menganggapnya lucu dan mengapresiasi sang guru yang begitu tabah menghadapi murid. "
![[Cek Fakta] Beredar Video Anak SD Ketakutan Divaksin Covid-19? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202022-01-29%20at%2010_45_24.png)
Kesimpulan:
Klaim pada video yang beredar memperlihatkan vaksinasi Covid-19 pada anak sekolah dasar adalah salah. Faktanya, video lama dan tidak ada kaitannya dengan Covid-19.
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
![[Cek Fakta] Beredar Video Anak SD Ketakutan Divaksin Covid-19? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Cek%20Fakta%20-%20False%20Context(50).jpeg)
Referensi:
https://health.detik.com/fotohealth/d-3601915/foto-ekspresi-guru-ditendang-selangkangannya-saat-bujuk-murid-imunisasi/7/#photos
https://turnbackhoax.id/2022/01/26/salah-stopvaccineforthekids-apa-urgensinya/
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News