Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Labu Kuning Diklaim Dapat Sembuhkan Covid-19

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 29 September 2021 11:04
Beredar narasi yang mengklaim mengkonsumsi labu kuning dapat menyembuhkan penyakit Covid-19. Narasi ini beredar melalui pesan berantai dan media sosial.
 
Akun Facebook Ardianto Hendro turut membagikan narasi itu pada Kamis, 19 Agustus 2021. Akun ini mengunggah tangkapan layar pesan berantai dengan narasi sebagai berikut:
 

"Mohon maaf saya mau sharing berbagi pengalaman disini walau disini ada yg lebih tahu soal kesehatan,tapi ini pengalaman yg di alami kakak sy sekeluarga yg semuanya positip. Tp yg paling parah kakak sy kandung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Mas Bagus kakak sy nomor 2 dr Keluarga Witoyo selama 18 hari telah dirumah sakit sampai ndak kuat dan kritis tapi atas seijin Allah disertai dengan doa akhirnya kakak sy sembuh dan bener2 sembuh dg sering dikirimkan obat oleh istrinya yaitu labu kuning yg kita kukus buat cemilan. Alhamdulillah menggigil dan sesak nafasnya hilang dan paru2 yg putih blentong2 bersih ,jantung,mata,otak semuanya sehat dan lolos medical , sehingga kakak sy saat ini bisa kerja kembali di Malaysia. Alhamdulilah. Aamiin"
Benarkah demikian? Berikut cek faktanya
 

[Cek Fakta] Labu Kuning Diklaim Dapat Sembuhkan Covid-19
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa mengkonsumsi labu kuning dapat menyembuhkan penyakit Covid-19 adalah salah. Faktanya, meskipun banyak manfaat, tidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan klaim tersebut.
 
Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt menjelaskan bahwa belum ada penelitian yang berhasil membuktikan bahwa konsumsi labu kuning dapat menyembuhkan penyakit Covid-19. Prof. Zullies juga mengatakan, meskipun labu kuning memang memiliki banyak antioksidan dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan, manfaat tersebut tidak secara khusus ditujukan untuk menyembuhkan Covid-19.

"Belum ada hasil penelitiannya," kata Prof Zullies seperti dilansir Detik.com


Berdasarkan penelitian yang ada, labu kuning memiliki banyak manfaat. Misalnya menurunkan berat badan, melancarkan pencernaan, menekan risiko terkena kanker, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas tidur, dan menjaga kesehatan kulit.
 
Dilansir Gaya.id, labuh kuning memang menjadi rekomendasi ahli untuk ssupan gizi selama menjalani isolasi mandiri.
 
Salah satu makanan yang direkomendasikan oleh dr. Tan Shot Yen – Ahli Gizi untuk dikonsumsi oleh mereka yang melakukan isolasi mandiri adalah sup.

"Saya akan menganjurkan sup yang disebut dengan pumpkin soup atau sup waluh. Waluh itu labu parang yang warnanya kuning,” tuturnya.


Menurut dr. Tan, sup labu parang itu adalah makanan yang tidak hanya mengenyangkan tetapi juga kaya akan mineral, vitamin dan tentu saja serat. Selain itu, buah ini juga perlu dikonsumsi untuk menjaga imunitas tubuh.
 

[Cek Fakta] Labu Kuning Diklaim Dapat Sembuhkan Covid-19
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa mengkonsumsi labu kuning dapat menyembuhkan penyakit Covid-19 adalah salah. Faktanya, meskipun banyak manfaat, tidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan klaim tersebut.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
 

[Cek Fakta] Labu Kuning Diklaim Dapat Sembuhkan Covid-19
 

Referensi:
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5651343/viral-manfaat-labu-kuning-untuk-pasien-covid-19-ini-faktanya
https://www.medcom.id/gaya/fitness-health/yNLP7Q1N-tak-hanya-lezat-sup-labu-parang-juga-bermanfaat-bagi-pasien-isoman
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan