Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Beredar Link Bansos Rp500 Ribu dari Kemensos? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 06 Agustus 2021 10:51
Tersebar tautan link untuk mendapat bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp500 ribu dari Kementerian Sosial. Link itu beredar melalui pesan berantai.
 
Pembaca Medcom.id melaporkan link tersebut pada Jumat, 6 Agustus 2021. Pada pesan yang beredar disebutkan bagi warga yang ingin menerima bantuan harus mengisi survei, menjawab pertanyaan, dan mengisi data diri.
 
Berikut narasi pada link yang beredar:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

"Kementerian Sosial kondisi:
1. Pekerja yang bekerja atau menganggur
2. Bukan TKI
2. Anda harus warga negara Indonesia
 
Klik di sini untuk berpartisipasi ????"


[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> Bansos Rp500 Ribu dari Kemensos? Cek Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa link yang beredar tersebut untuk mendapatkan bantuan dana Rp500 ribu dari Kemensos adalah salah. Faktanya, link yang beredar tidak resmi dan mengarah pada modus pencurian data.
 
Setelah diperiksa, tautanlinkyang diberikan merujuk ke situs website yang tidak resmi. Situs berisi kolom survei untuk pengisian data diri dan meminta untuk menyebarkan link ke seluruh media sosial.
 
Sementara itu, untuk pengecekan daftar penerima bansos dari Kemensos dapat diketahui dengan mengunjungi situscekbansos.kemensos.go.id.
 

[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> Bansos Rp500 Ribu dari Kemensos? Cek Faktanya
 

DilansirMedcom.id, warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memang akan menerima tambahan bantuan sosial (bansos) yang berlaku hingga Agustus 2021. Tambahan bantuan Rp200 ribu per bulan itu ditujukan bagi penerima bantuan pangan nontunai (BPNT).
 
"Akan diterima Juli dan Agustus 2021," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam telekonferensi, Sabtu, 17 Juli 2021.
 
Jumlah keluarga penerima BPNT mencapai 18,8 juta orang. Risma menyebut data penerima ini masih terus bergerak dan belum seluruhnya tersalurkan. Kemensos masih memutakhirkan data penerima.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan sejumlah bantuan yang diterima masyarakat. Sebanyak 10 juta penerima keluarga harapan (PKH) menerima bantuan tunai. Pemerintah menganggarkan Rp28,31 triliun.
 
Penerima bansos dapat mengetahui dirinya masuk daftar penerima lewat laman cekbansos.kemensos.go.id. Berikut cara mengeceknya.
 
1. Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukkan data provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan.
3. Masukkan nama penerima manfaat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
4. Ketik 8 huruf kode sesuai dengan kotak yang tertera. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapat kode baru.
5. Kemudian, klik tombol Cari Data.
6. Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan.
 
Sebelumnya, Polisi sudah menangkap pelaku pembuat website hoaks tentang pendaftaran bantuan sosial (bansos) saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) senilai Rp300 ribu. Pelaku merupakan sarjana komputer, RR, 23.
 
"Berawal dari laporan Kementerian Sosial (Kemensos) pada 12 Juli 2021, adanya akun yang beredar di media sosial berisi pesan berantai pendaftaran bantuan sosial PPKM senilai Rp300 ribu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 19 Juli 2021.
 
Yusri menyebut akun itu berupawebsiteyang dibuat seakan resmi milik Kemensos. Setiap pengguna internet yang masuk ke alamat website itu menerima pesan akan mendapatkan bansos dan diminta mendaftarkan diri.
 
Kemensos yang tidak membuat website tersebut melaporkannya ke polisi. Penyidik Tindak Pidana Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menyelidiki kasus itu dan menangkap RR.
 

[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> Bansos Rp500 Ribu dari Kemensos? Cek Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim bahwa link yang beredar tersebut untuk mendapatkan bantuan dana Rp500 ribu dari Kemensos adalah salah. Faktanya, link yang beredar tidak resmi dan mengarah pada modus pencurian data.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenisfabricated content(konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
 

[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> Bansos Rp500 Ribu dari Kemensos? Cek Faktanya
 

Referensi:
1. https://cekbansos.kemensos.go.id/
2. https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/VNxgZxgK-cair-hari-ini-cek-penerima-bansos-di-cekbansos-kemensos-go-id
3. https://www.medcom.id/nasional/hukum/0k84D5Wk-pembuat-website-hoaks-pendaftaran-bansos-ppkm-ditangkap
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surelcekfakta@medcom.idatau WA/SMS ke nomor082113322016
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan