Adalah akun facebook Sultan Arka yang turut mengunggah narasi tersebut, 25 Juni 2021. Berikut narasi selengkapnya:
"Virus corona sangat ganas dan menakutkan, banyak membunuh manusia sampai sekarang tapi anehnya yang mati semua di rumah sakit."
Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 11 emotikon, 61 komentar dan 10 kali dibagikan.
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa pasien Covid-19 yang meninggal dunia hanya di rumah sakit, adalah salah. Faktanya, juga ditemukan pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Berdasarkan data yang dihimpun LaporCovid19, sebanyak 256 pasien dilaporkan meninggal dunia sepanjang Juni hingga Juli 2021. Data itu dihimpun dari media sosial, media online dan laporan masyarakat.
"Kondisi mereka tengah melakukan isoman di rumah, berupaya mencari fasilitas kesehatan, dan ketika menunggu antrean di IGD rumah sakit," tulis Medcom.id dalam laporannya, 4 Juli 2021.
![[Cek Fakta] Benarkah Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia hanya di Rumah Sakit? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-07-07%20at%2019_24_14.png)
Koordinator Tim Lapor Data LaporCovid-19 Said Fariz Hibban menjelaskan 265 korban jiwa tersebut tersebar di 10 Provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Lampung, Kepulauan Riau, Riau, dan NTT. Provinsi yang cukup banyak mengalami kematian di luar RS adalah Jawa Barat sejumlah 97 kematian dari 11 kota/kabupaten.
Selain itu di Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten terdapat dua orang yang meninggal dunia saat isolasi mandiri. Hal itu dibenarkan oleh lurah setempat, Dani Herdani. Mereka meninggal lantaran tidak bisa dirawat di Puskesmas dan rumah sakit karena terisi penuh.
![[Cek Fakta] Benarkah Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia hanya di Rumah Sakit? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-07-07%20at%2019_24_25.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa pasien Covid-19 yang meninggal dunia hanya di rumah sakit, adalah salah. Faktanya, juga ditemukan pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Benarkah Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia hanya di Rumah Sakit? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/hoaks%20mislead(155).jpeg)
Referensi:
https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/RkjWjr9K-laporcovid-19-256-pasien-covid-19-meninggal-saat-isoman
https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/zNPOd9xK-dua-warga-di-tangerang-meninggal-saat-isoman
https://archive.md/YdhY1
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News