Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai. Foto: WhatsApp
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui pesan berantai. Foto: WhatsApp

[Cek Fakta]

[Cek Fakta] Karyawan Meninggal karena Korona, Nokia Sterilisasi Kantornya di Menara Mulia? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 11 Maret 2020 18:23
Beredar kabar bahwa adanya rencana pembersihan berupa tindakan disinfeksi di kantor Nokia, Gedung Mulia, Jakarta Selatan. Pesan itu menyebar melalui pesan berantai WhatsApp.
 
Disebutkan dalam pesan itu, proses disinfeksi dilakukan setelah seorang karyawan Nokia meninggal karena virus Korona. Sebab, masih dari informasi pesan itu, karyawan yang dimaksud meninggal dengan kondisi demam dan muntah. Berikut narasinya:
 
"Area kantor nokia di menara mulia bsk dibersihkan stlh ada karyawan nokia di lt.4 tiba2 meninggal senin kmrn, masuk RS tgl 7 maret dan meninggal tgl 9 maret dgn kondisi demam dan muntah. Suspect awal typus spt suspect awal kasus corona 1 & 2 di depok. Lucunya, teman2 se-cubical almarhum tiba2 demam semua juga ????"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Karyawan Meninggal karena Korona, Nokia Sterilisasi Kantornya di Menara Mulia? Ini Faktanya
Penelusuran:
Setelah dilakukan penelusuran, klaim bahwa adanya tindakan disinfeksi di kantor Nokia, Menara Mulia, karena seorang karyawannya meninggal akibat Korona adalah salah. Pihak Nokia telah memberikan klarifikasi dan membantah bahwa karyawannya meninggal karena virus Korona.
 
Dilansir Kumparan.com, melalui artikel berjudul "Nokia Bantah Karyawan di Jakarta Meninggal Akibat Virus Corona" pihak Nokia menjelaskan bahwa salah satu karyawan yang meninggal dunia pada 10 Maret lalu, bukan karena virus Korona.
 
Berikut klarifikasinya seperti disitat dari Kumparan.com:
 
"Pada hari Selasa, 10 Maret, Nokia diberitahu bahwa salah satu dari karyawan subkontraktor kami telah meninggal dunia. Tim kesehatan dan keselamatan kami melakukan penyelidikan menyeluruh dan menerima konfirmasi dari otoritas kesehatan terkait, bahwa karyawan menderita penyakit yang tidak terkait dengan COVID-19. Untuk menghormati almarhum dan keluarga mereka, kami tidak akan membagikan rincian lebih lanjut mengenai hal ini," tulis pernyataan resmi Nokia Indonesia, yang diterima kumparan, Rabu (11/3).
 
Nokia Indonesia membenarkan ada proses disinfektan di kantornya Menara Mulia, Jakarta, pada 11 Maret 2020. Hal ini dilakukan sebagai bentuk langkah antisipasi dan mematuhi peraturan dari pemerintah Indonesia.
 
Nokia juga memberlakukan beberapa kebijakan, seperti membatasi perjalanan ke luar negeri, serta membolehkan karyawan untuk kerja dari rumah atau remote working. Semua itu dilakukan untuk memastikan karyawan berada dalam kondisi yang aman.
 
“Kesehatan dan keselamatan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami dan oleh karena itu, kami memantau situasi dengan cermat untuk memastikan keselamatan karyawan kami. Sampai saat ini, kami telah mengambil serangkaian langkah di banyak negara, termasuk tindakan seperti membatasi perjalanan, bekerja dari rumah, karantina sendiri dalam kasus-kasus tertentu, pembersihan kantor yang lebih baik atau disinfektan," jelas keterangan Nokia.
 
Perlu diketahui, Nokia Indonesia yang berkantor di Menara Mulia merupakan perusahaan penyedia solusi telekomunikasi, bukan perangkat mobile atau smartphone. Lisensi brand smartphone Nokia, kini berada di bawah naungan perusahaan HMD Global dan berbeda dengan Nokia Network.

 

[Cek Fakta] Karyawan Meninggal karena Korona, Nokia Sterilisasi Kantornya di Menara Mulia? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa adanya tindakan disinfeksi di kantor Nokia, Menara Mulia, karena karyawannya meninggal akibat virus Korona adalah salah. Pihak Nokia telah memberikan klarifikasi dan membantah bahwa karyawannya meninggal karena korona.
 

Referensi:
https://kumparan.com/kumparantech/nokia-bantah-karyawan-di-jakarta-meninggal-akibat-virus-corona-1t0OCj2oxDo
 

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif