Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp
Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Video Perdana Menteri India Sebut Islam Racun dan Seketika Meninggal? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 25 Februari 2022 11:07
Beredar sebuah video dengan narasi bahwa Perdana Menteri India menyebut Islam adalah racun dan seketika meninggal dunia. Video ini beredar di WhatsApp, baru-baru ini.
 
Berikut penampakannya:
 

[Cek Fakta] Video Perdana Menteri India Sebut Islam Racun dan Seketika Meninggal? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu memperlihatkan perdana menteri India meninggal dunia, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
 
Beberapa waktu lalu, kami menemukan video dengan narasi senada. Selengkapnya dapat dibaca di sini:
 
[Cek Fakta] Video Perdana Menteri Gujarat India Seketika Meninggal saat Pidato? Ini Faktanya
 

[Cek Fakta] Video Perdana Menteri India Sebut Islam Racun dan Seketika Meninggal? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa video itu memperlihatkan perdana menteri India meninggal dunia, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
 
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

[Cek Fakta] Video Perdana Menteri India Sebut Islam Racun dan Seketika Meninggal? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/JKRWp9ON-cek-fakta-video-perdana-menteri-gujarat-india-seketika-meninggal-saat-pidato-ini-faktanya
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan