Tangkapan layar unggahan hoaks
Tangkapan layar unggahan hoaks

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Pfizer Lebih Rentan Terpapar Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files hoax Cek Fakta kabar hoaks Pfizer
Wanda Indana • 22 Oktober 2021 19:42
Beredar sebuah artikel yang menyebarkan informasi bahwa orang yang sudah menerima vaksin Pfizer-BioNTech lebih berpeluang terpapar Covid-19. Disebutkan pula, informasi itu berasal dari hasil studi FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat).
 
Situs lifesitenews.com membagikan informasi itu pada Kamis, 30 September 2021. Berikut judul pada artikel:

“UPDATED. ‘If you get the Pfizer vax, you’re more likely to get COVID’: Industry analyst flags FDA study,”
 
Terjemahan:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
“UPDATE. ‘Jika Anda mendapatkan vax Pfizer, Anda lebih mungkin terkena COVID’: Studi Industry analyst flags Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat,”


Benarkah demikian? Berikut cek faktanya.
[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Pfizer Lebih Rentan Terpapar Covid-19? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa orang yang sudah divaksin Pfizer-BioNTech lebih berpeluang terpapar Covid-19 adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah pihak FDA.
 
Juru Bicara FDA mengungkapkan klaim dalam artikel yang beredar menyesatkan. FDA tidak pernah melakukan studi yang hasilnya seperti pada klaim yang beredar.

"Klaim itu salah dan menyesatkan," kata juru bicara FDA seperti dilansir AFP


Juru bicara FDA mengatakan pihaknya selalu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data dan informasi yang disampaikan dalam Biologics License Application (BLA) untuk Comirnaty sebelum membuat keputusan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif dalam mencegah Covid-19 pada individu berusia 16 tahun ke atas.
 
Direktur dari Yale Center for Infectious Disease Modeling and Analysis, Alison Galvani mengungkapkan bahwa orang yang diberi vaksin Pfizer akan jauh lebih kecil berkemungkinan terpapar, terinfeksi, dirawat di rumah sakit atau bahkan meninggal akibat Covid-19.
 
Mengutip dari kemkes.go.id, vaksin Pfizer diperuntukkan bagi masyarakat umum wilayah Jabodetabek. Badan POM dalam press release-nya menyatakan bahwa vaksin Pfizer memiliki efikasi 100% mencegah Covid-19 pada remaja usia 12-15 tahun, sedangkan pada usia 16 tahun ke atas memiliki efikasi 95,5% mencegah Covid-19.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa orang yang sudah divaksin Pfizer-BioNTech lebih berpeluang terpapar Covid-19 adalah salah. Faktanya, informasi ini dibantah pihak FDA.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
 

[Cek Fakta] Benarkah Orang yang Sudah Divaksin Pfizer Lebih Rentan Terpapar Covid-19? Ini Faktanya
 

Referensi:

https://factcheck.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9PB64D-1
https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20210821/3938331/vaksin-pfizer-tahap-awal-diperuntukan-untuk-masyarakat-umum-di-jabodetabek/
https://www.pom.go.id/new/view/more/pers/618/Badan-POM-Terbitkan-EUA-Comirnaty–Vaksin-COVID-19-Pfizer—Sebagai-Vaksin-Kedua-Platform-mRNA.html
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif