Pada stiker itu, monor layanan pengaduan dapat dihubungi 24 jam. Berikut narasi pada stiker:
"LAYANAN PENGADUAN 24 Jam
Jika ada bermasalah saat transaksi uang tidak keluar atau kartu tertelan segera hubungi petugas kami di NO : 08777-946-999"
Benarkan demikian? Simak cek faktanya berikut ini.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, adanya stiker berisi nomor kontak Bank BRI yang menempel pada mesin ATM BRI adalah palsu. Faktanya, informasi ini telah dibantah pihak BRI. Mengutip akun Twitter BRI Contact BRI @kontakBRI, dijelaskan bahwa stiker yang menempel pada ATM bukan dari BRI. Nomor kontak pengaduan nasabah BRI hanya melalui nomor berikut: 14017 / 1500 017. BRI mengimbau untuk waspada jika menemukan kejanggalan dan segera hubungi kontak BRI.
"Sobat BRI. Waspada Contact BRI palsu pada stiker yang menempel di mesin ATM BRI. Jika menemui kejanggalan, segera hubungi Contact BRI 14017 / 1500 017. Sukses dan sehat selalu." cuit @kontakBRI.
![[Cek Fakta] Stiker Berisi Nomor Kontak BRI yang Menempel pada Mesin ATM Ternyata Palsu, Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-08%20at%2016_49_47.png)
Kesimpulan:
Stiker berisi nomor kontak Bank BRI yang menempel pada mesin ATM BRI adalah palsu. Faktanya, informasi ini telah dibantah pihak BRI.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
![[Cek Fakta] Stiker Berisi Nomor Kontak BRI yang Menempel pada Mesin ATM Ternyata Palsu, Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/WhatsApp%20Image%202020-08-07%20at%2018_30_14(79).jpeg)
Referensi:
https://twitter.com/kontakBRI/status/1434366578162692101
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News