Tangkapan layar informasi di internet
Tangkapan layar informasi di internet

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Viral di Grup WA, yang Punya e-KTP Dapat Kompensasi Rp1 Juta ? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 30 Maret 2020 06:11
Beredar melalui pesan berantai WhatsApp kabar gembira bagi siapa saja yang sudah memiliki KTP elektronik (KTP-el/e-KTP). Mereka akan mendapatkan kompensasi Rp1 juta dan dipersilakan mendaftarkan diri dalam sebuah link.
 
Berikut narasi lengkapnya:
 
"Yang mempunyai E-KTP akan mendapatkan kompensasi sebesar Rp 1.000.000 silahkan mendaftar kan diri di link berikut https://s.id/ektp-covid19."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa di tengah pandemi virus korona atau covid-19, pemilik KTP elektronik mendapatkan kompensasi Rp1 juta, adalah salah. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menanggapi santai klaim tersebut. Zudan menilai klaim tersebut tidak perlu dianggap serius.
 
"Itu canda-canda. Lihat aja linknya," kata Zudan kepada Medcom.id, Minggu 29 Maret 2020.
 
Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, I Gede Suratha menambahkan narasi tersebut tidak benar. I Gede menegaskan pihaknya tidak pernah memiliki program tersebut.
 
"Njih (hoaks). Hati-hati," kata Gede Suratha kepada Medcom.id, Minggu 29 Maret 2020.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa di tengah pandemi virus korona atau covid-19, pemilik KTP elektronik mendapatkan kompensasi Rp1 juta, adalah salah.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Satire merupakan konten berunsur parodi atau sarkasme yang dibuat untuk menyindir atau mengkritik pihak tertentu. Satire tidak termasuk konten yang membahayakan, tetapi bisa mengecoh karena sebagian masyarakat menganggap informasi dalam satire sebagai kebenaran.
 
Seperti diketahui muncul pro dan kontra wacana lockdown di tengah masyarakat. Bagi mereka yang kontra terhadap wacana lockdown sangat khawatir terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. Pasalnya jika sehari saja mereka tidak bekerja, mereka tidak akan bisa memenuhi kebutuhan dasar. Sekadar makan saja, tidak bisa.
 
Sementara sejauh ini, telah ada upaya dari pihak pemerintah di daerah tertentu menanggung kebutuhan dasar para pihak terdampak korona. Namun masih sebatas orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan pasien positif ringan yang melakukan isolasi mandiri.
 

[Cek Fakta] Viral di Grup WA, yang Punya e-KTP Dapat Kompensasi Rp1 Juta ? Ini Faktanya
 

Referensi:
1.Wawancara dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh
2. Wawancara dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, I Gede Suratha
3.https://www.medcom.id/nasional/daerah/zNPGvwxK-warga-depok-terdampak-korona-dapat-bantuan-sembako
4.https://money.kompas.com/berita/103351026-driver-ojek-online-tolak-kebijakan-lockdown
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.


 

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif