Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Video Penampakan Nanorobot di dalam Vaksin Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta vaksin covid-19
Wanda Indana • 29 Desember 2021 12:57
Beredar video yang diklaim memperlihatkan nanorobot di dalam vaksin Covid-19. Video ini beredar di media sosial.
 
Akun Facebook Cons Kim membagikan video itu pada Kamis, 16 Desember 2021. Pada video yang beredar terlihat benda-benda bergerak di atas sebuah penampang. Benda kecil itu disebut robot nano yang dapat menduplikasi diri di dalam vaksin covid-19 yang terhubung dengan jaringan 5G.
 
Video itu disertai narasi sebagai berikut:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Mendesak, menerima rekaman nano-shot vaksin corona>
Nanorobot menyalin diri !!
Inanoch dikendalikan oleh 5g dan Graphen Oksida (Graphene Oksida)
Inilah sebabnya mereka mendorong vaksin begitu keras.
Inilah yang mengalir dalam tubuhku dan darah keluargaku
Menghancurkan setiap sel dan berakhir dengan flu
Aku akan mati
Terjebak dan hidup masih terhubung ke jaringan 5G
Aku akan hidup seperti robot sebagai zombie dan budak!
Eplan dinyanyikan oleh penyanyi Jeno the Truth
Ini adalah Tatanan Dunia Baru
Mari kita tinggalkan 500 miliar budak dan bantai mereka semua!!
Sekarang akan menjadi kenyataan
Mari kita semua bangkit dan bersakit-sakit!
Jika tidak, bagaimana masa depan bangsa dan kemanusiaan
Menyingkirkannya!"

Benarkah video tersebut memperlihatkan nano robot di dalam vaksin covid-19? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Video Penampakan Nanorobot di dalam Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video yang beredar memperlihatkan nano robot di dalam vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, video itu memperlihatkan robot hidup dari sel katak karya peneliti di AS.
 
Dilansir AFP, video yang sama telah diposting dalam laporan oleh majalah sains yang berbasis di London The New Scientist pada 29 November 2021. Laporan tersebut berjudul: "Robot hidup yang terbuat dari sel katak dapat mereplikasi diri mereka sendiri dalam sebuah piring". Penelitian itu dibuat para peneliti AS yang menciptakan "robot hidup" dari sel katak yang dapat bereproduksi.
 
Michael Levin, seorang profesor Universitas Tufts yang mengerjakan penelitian tersebut mengatakan bahwa penelitiannya tidak ada hubungannya dengan vaksin covid-19.

"Mereka tidak memiliki hubungan dengan vaksin sama sekali. Ini adalah sel katak yang hanya bisa hidup di jenis air tertentu. Mereka tidak bisa digunakan untuk melacak apa pun atau menyakiti siapa pun." jelas dia.


Levin menambahkan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kelompok sel membuat keputusan tentang apa yang akan mereka bangun, sehingga suatu hari nanti dapat membantu peneliti membuat obat regeneratif dan membantu orang dengan organ yang rusak dapat kembali diperbaiki dengan sel ini.
 
Masih dikutp dari sumber yang sama, Catherine Klaprich, profesor teknik biomedis di Universitas Boston, mengatakan kepada AFP pada Juli bahwa "tidak ada robot" dalam vaksin Covid-19.
 
Dia menyesalkan bahwa kata "nanoteknologi," diciptakan beberapa dekade yang lalu, telah disalahartikan dari waktu ke waktu untuk menunjukkan bahwa "ada semacam komponen hidup aktif yang akan masuk ke tubuh Anda dan menjadi seperti robot kecil, berbaris dan melakukan banyak hal, dan itu pasti jahat."
 
"Tetapi pada kenyataannya, kata 'nanoteknologi' hanya berarti bahwa ini adalah teknologi atau bahan yang berskala nanometer , dan hanya itu. Ini [ gelembung lemak kecil yang disebut nanopartikel lipid yang digunakan dalam vaksin mRNA sebenarnya adalah bahan yang sangat pasif. , itu lipid," jelasnya.
 
"Tidak ada yang mekanis, tidak ada yang elektrik, tidak ada yang bersifat magnetis," katanya, seraya menambahkan bahwa tanpa lipid, sangat sedikit mRNA yang akan masuk ke dalam sel "dan respons imun tidak akan terlalu kuat."
 

Kesimpulan:
Klaim pada video yang beredar memperlihatkan nano robot di dalam vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, video itu memperlihatkan robot hidup dari sel katak karya peneliti di AS.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Video Penampakan Nanorobot di dalam Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://factcheck.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9V679K-1
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan