Tangkapan layar berita palsu Foto:Whatsapp
Tangkapan layar berita palsu Foto:Whatsapp

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Peringatan Pemerintah Inggris Bahaya Penggunaan Vaksin Covid-19 Pzifer/Biontech? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 02 Januari 2021 13:47
Beredar pesan berantai dari Pemerintah Inggris mengenai bahaya penggunaan vaksin covid-19 Pfizer / Biontech. Pesan berantai ini beredar dalam Bahasa Inggris. Berikut isi peringatan yang telah kami terjemahkan ke Bahasa Indonesia.

"Informasi dari situs Pemerintah Inggris tentang vaksin Pfizer / Biontech:
 
1. Vaksin tidak aman untuk wanita hamil.
2. Vaksin tidak aman untuk wanita yang berencana hamil dalam beberapa bulan setelah divaksin.
3. Vaksin tidak aman untuk mereka yang mengalami reaksi alergi.
4. Tidak ada pengujian atau uji coba yang dilakukan untuk menentukan efek samping jangka panjang.
5. Tidak ada pengujian atau uji coba yang dilakukan untuk menentukan efek samping jika dikonsumsi dengan obat resep lain.
6. Tidak diketahui apakah vaksin akan menyebabkan kemandulan.
7. Vaksin tidak akan menghentikan Anda tertular Covid-19.
8. Vaksin tidak akan mencegah Anda menyebarkan virus.
9. Anda tidak bisa menyusui jika sudah divaksinasi.
10. Vaksin ini belum pernah diuji atau diujicobakan pada anak-anak dan tidak cocok untuk orang di bawah usia 16 tahun.
11. Baik pemerintah Inggris maupun produsen vaksin tidak bertanggung jawab atas kematian atau cedera diri akibat penggunaan vaksin."

[Cek Fakta] Peringatan Pemerintah Inggris Bahaya Penggunaan Vaksin Covid-19 Pzifer/Biontech? Ini Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim peringatan bahaya penggunaan vaksin Pfizer / Biontech dari Pemerintah Inggris adalah salah. Faktanya, Pemerintah Inggris hanya mengeluarkan informasi dan saran untuk penerima vaksin Pzifer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Dilansir dari www.gov.uk, lewat selebaran informasi dan saran penggunaan vaksin Pzifer, otoritas Inggris telah memberikan izin vaksin Pzifer untuk imunisasi aktif guna mencegah penyakit Covid-19 pada individu berusia 16 tahun ke atas. Peredaran vaksin ini diawasi ketat oleh Pemerintah Inggris. Pemerintah Inggris meminta warganya cepat melapor apabila timbul efek samping setelah divaksin.
 
Vaksin diberikan untuk orang dewasa dan remaja berusia 16 tahun. Vaksinasi ini memicu produksi antibodi alami tubuh dan menstimulasi sel kekebalan untuk melindungi dari virus Covid-19.
 
Vaksin Covid-19 Pzifer tidak disarankan diberikan kepada yang memiliki alergi terhadap bahan aktif atau salah satu bahan obat. Tanda-tanda reaksi alergi di antaranya ruam kulit gatal, sesak napas dan pembengkakan pada wajah atau lidah.
 
Sebagai peringatan dan tindakan pencegahan, konsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan jika anda memiliki riwayat alergi. Jika efek itu terjadi segera ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat.
 
Vaksin Pzifer tidak disarankan diberikan kepada anda yang pernah mengalami reaksi alergi parah atau masalah pernapasan setelah suntikan vaksin lain atau setelah diberikan vaksin Pzifer sebelumnya dan anda yang mengidap penyakit serius dengan demam tinggi. Namun, demam ringan atau infeksi saluran napas bagian atas, seperti flu, bukanlah alasan untuk menunda vaksinasi.
 
Selanjutnya, anda yang memiliki sistem kekebalan yang melemah, seperti terinfeksi HIV, atau sedang mengonsumsi obat yang memengaruhi sistem kekebalan.
Masalah perdarahan, mudah memar atau menggunakan obat untuk menghambat pembekuan darah.
 
Bagi ibu hamil dan menyusui atau yang tengah merencanakan kehamilan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menerima vaksin. Anda pun disarankan tidka mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah divaksin, kecuali jika benar-benar tidak ada efek samping dari vaksin ini.
 
Vaksin Pzifer disuntikan 0,3 ml ke otot lengan atas. Dan vaksin diberikan dua kali dalam jangka waktu setidaknya 21 hari. Perlindungan terhadap Covid-19 mungkin tidak efektif secara maksimal sampai setidaknya 7 hari setelah dosis kedua.
 
Seperti semua vaksin, Vaksin COVID-19 mRNA BNT162b2 dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak semua orang mendapatkannya. Sebagian besar efek samping ringan atau sedang dan hilang dalam beberapa hari setelah muncul. Jika efek samping seperti nyeri dan / atau demam mengganggu, dapat diobati dengan obat nyeri dan demam seperti parasetamol.
 
[Cek Fakta] Peringatan Pemerintah Inggris Bahaya Penggunaan Vaksin Covid-19 Pzifer/Biontech? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim peringatan bahaya penggunaan vaksin Pfizer / Biontech dari Pemerintah Inggris adalah salah. Faktanya, Pemerintah Inggris hanya mengeluarkan informasi saran untuk penerima vaksin Pzifer.
 
Informasi ini jenis hoaks Imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.
[Cek Fakta] Peringatan Pemerintah Inggris Bahaya Penggunaan Vaksin Covid-19 Pzifer/Biontech? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.gov.uk/government/publications/regulatory-approval-of-pfizer-biontech-vaccine-for-covid-19/information-for-uk-recipients-on-pfizerbiontech-covid-19-vaccine
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif