Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial (Facebook)
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial (Facebook)

[Cek Fakta]

[Cek Fakta] Dubes Tiongkok Buka Kartu, Tiap Tahun 2 Juta Lebih Warga Tiongkok Masuk Indonesia? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 07 Februari 2020 15:34
Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Xiao Qian, dikabarkan membocorkan data jumlah warganya yang masuk ke Indonesia. Disebutkan, setiap tahun ada 2 juta lebih warga negara Tiongkok masuk Indonesia.
 
Informasi itu disebar akun Facebook Maulidin Ismail dengan mengunggah pranala (link) dari situs warta-berita.com, melalui artikel berjudul "Dubes China Buka Kartu : Tiap Tahun, 2 Juta Lebih Warga Kami Masuk Indonesia". Akun itu membagikan artikel yang dimuat pada Kamis 6 Februari 2020 itu, ke laman grup ILC Lovers Group.
 
Pemilik akun juga menambahkan narasi bertuliskan:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Bahaya banget bisa2 pribumi lama2 dijajah n disingkirkan spt di Singapura. ????????????".
[Cek Fakta] Dubes Tiongkok Buka Kartu, Tiap Tahun 2 Juta Lebih Warga Tiongkok Masuk Indonesia? Ini Faktanya
 

 
Penelusuran:
Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, klaim bahwa Dubes Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian, membocorkan data jumlah warganya yang masuk ke Indonesia sebanyak 2 juta per tahun adalah salah. Judul artikel yang dibuat warta-berita.com tidak berdasar. Antara judul ada isi artikel tidak memiliki korelasi.
 
Isi artikel warta-berita.com berjudul "Dubes China Buka Kartu : Tiap Tahun, 2 Juta Lebih Warga Kami Masuk Indonesia" merupakan salinan dari artikel yang dimuat Liputan6.com berjudul "Indonesia Setop Penerbangan dan Impor dari China, Dubes RRT: Jangan Berlebihan" dimuat pada Selasa 4 Februari 2020.
 

[Cek Fakta] Dubes Tiongkok Buka Kartu, Tiap Tahun 2 Juta Lebih Warga Tiongkok Masuk Indonesia? Ini Faktanya
 

Di dalam artikel Liputan6.com, Dubes Tiongkok Xiao Qian mengimbau untuk tidak mengambil tindakan yang berlebihan terkait isu virus korona, termasuk pembatasan hingga pelarangan barang impor dari Tiongkok.
 
"Menurut kami, dalam situasi ini kita harus tenang, tidak perlu terlalu overreact (bereaksi berlebihan) dan memberikan dampak negatif terhadap perdagangan, investasi dan pergerakan orang," kata Dubes Xiao.
 
Xiao Qian mengutippernyataan dari WHO yang tidak setuju atas tindakan pembatasan pergerakan orang terhadap Tiongkok. Dia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti kuta bahwa virus korona dapat ditularkan melalui barang-barang impor.
 
"Tadi saya lihat ada berita bahwa pemerintah Indonesia akan hentikan impor makanan dan minuman dari Tiongkok untuk menjaga virus korona tidak masuk ke Indonesia. Kami memberikan concern kepada tindakan tersebut," tambahnya lagi.
 

[Cek Fakta] Dubes Tiongkok Buka Kartu, Tiap Tahun 2 Juta Lebih Warga Tiongkok Masuk Indonesia? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Dubes Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian, membocorkan data jumlah warganya yang masuk ke Indonesia sebanyak 2 juta per tahun adalah salah. Judul artikel yang dibuat warta-berita.com tidak berdasar. Antara judul ada isi artikel tidak memiliki korelasi.
 
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
 

Baca Juga: Mengenal Tujuh Jenis Hoaks
 

Referensi:
https://www.liputan6.com/global/read/4171086/indonesia-setop-penerbangan-dan-impor-dari-china-dubes-rrt-jangan-berlebihan
 

Sumber:
https://www.facebook.com/groups/1051707324999489/permalink/1150100751826812/
https://www.warta-berita.com/2020/02/dubes-china-buka-kartu-tiap-tahun-2.html?m=1&fbclid=IwAR1Q75iZDs3dBAW9WYCJcJZJZXaSl2W00Yb71On60YbvgyMEn3LQeQjobrY
 


 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif