Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
Tangkapan layar informasi palsu di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Perusahaan Milik Kaesang Dapat Rp200 Miliar dari Kementerian Koperasi? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 22 April 2020 06:09
Beredar sebuah narasi bahwa PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) milik putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep mendapat dana dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM). Perusahaan milik Kaesang itu mendapat dana sebesar Rp200 miliar.
 
Adalah akun twitter @umaralims yang mengunggah narasi tersebut pada Sabtu 18 April 2020. Akun itu mengatakan dana Rp200 miliar itu untuk pelatihan UKM.
 
"PT. HEBAT milik Kaesang anak Jokowi melalui Kemenkop dapat Rp.200 M utk pelatihan UKM," tulis akun @umaralims.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Berikut narasi lengkapnya: "Istana rame rame bikin proyek Pelatihan__
- Stafsus dpt nilai Rp. 5,6 T , sebelumnta Desember 2019 dapat Rp. 2.1 T. Total 7,7 T . Semua utk proyek pelatihan pemegang kartu Pra Kerja.
- PT. HEBAT milik Kaesang anak Jokowi melalui Kemenkop dapat Rp.200 M utk pelatihan UKM."

 

[Cek Fakta] Perusahaan Milik Kaesang Dapat Rp200 Miliar dari Kementerian Koperasi? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa PT HEBAT milik putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep mendapat dana sebesar Rp200 miliar dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) untuk pelatihan UKM adalah salah. Kemenkop dan UKM membantah kabar tersebut.
 
Melalui akun instagramnya @kemenkopukm, Kemenkop dan UKM menegaskan kabar pihaknya memberi dana sebesar Rp200 miliar untuk perusahaan milik Kaesang adalah hoaks. Kemenkop dan UKM mengakui bahwa benar pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp200 miliar, namun untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia KUKM di 34 provinsi.
 

[Cek Fakta] Perusahaan Milik Kaesang Dapat Rp200 Miliar dari Kementerian Koperasi? Ini Faktanya
 

Berikut pernyataan lengkapnya yang diunggah pada Minggu 19 April 2020:
 
KLARIFIKASI
 
Mengomentari beberapa posting hoax yang tersebar, Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan bahwa pemberitaan terkait tidaklah benar.
KemenKopUKM mengalokasikan dana DAK sejumlah 200M rupiah untuk Pengembangan Kapasitas SDM KUKM di 34 Dinas Provinsi dan 253 Dinas Koperasi dan UKM Kab/Kota, dengan menggunakan metode e-learning dan mengedepankan prosedur physical distancing.
 
Tidak benar bahwa Kementerian Koperasi dan UKM memberikan proyek bernilai 200milyar rupiah kepada SIAPAPUN atau PERUSAHAAN MANAPUN di luar DAK. Seluruh kegiatan peningkatan kapasitas KUMKM melalui DAK non fisik, proses pengadaan barang/jasanya dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi/Kabupaten/Kota. Informasi tersebut bersifat fitnah dan menyesatkan.
Kunjungan HEBAT (PT. Harapan Bangsa Kita) milik Kaesang Pangarep (Putra Presiden RI) yang diwakili oleh Ansari Kadir selaku CMO, merupakan pertemuan untuk berbagi ide dan pengalaman dalam penyelenggaraan kompetisi untuk menjaring UMKM dan program lainnya dalam pengembangan UMKM, yang diinisiasi secara mandiri oleh HEBAT dengan mitra swasta, tanpa ikatan kerja formal apapun dengan KemenKopUKM.
 
Kementerian Koperasi dan UKM terbuka bagi siapa saja yang hadir untuk mengembangkan KUMKM, berdiskusi ataupun berbagi gagasan. Terlebih dalam masa pandemi seperti saat ini, dibutuhkan dukungan konstruktif dari semua pihak untuk membantu para pelaku KUMKM yang terdampak.
 
Terima kasih.

 

[Cek Fakta] Perusahaan Milik Kaesang Dapat Rp200 Miliar dari Kementerian Koperasi? Ini Faktanya
 

Dilansir Liputan6.com, beberapa waktu lalu terjadi pertemuan antara Kemenkop dan UKM dengan PT HEBAT. Dalam kesempatan itu, pertemuan dalam rangka untuk berbagi ide dan pengalaman terkait dengan pengembangan UMKM namun tidak ada ikatan kerja formal apapun.
 
"Memang beberapa waktu yang lalu perusahaan PT. Harapan Bangsa Kita (HEBAT) milik Kaesang Pangarep Putra Presiden Joko Widodo, yang diwakili oleh Ansari Kadir selaku CMO, merupakan pertemuan untuk berbagi ide dan pengalaman, dalam penyelenggaraan kompetisi untuk menjaring Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan program lainnya, dalam pengembangan UMKM, yang diinisiasi secara mandiri oleh HEBAT dengan mitra swasta, tanpa ikatan kerja formal apapun dengan Kemenkop dan UKM," tulis Liputan6.com dalam laporannya pada Senin 20 April 2020.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa PT HEBAT milik putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep mendapat dana sebesar Rp200 miliar dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) untuk pelatihan UKM adalah salah. Kemenkop dan UKM membantah kabar tersebut.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

Referensi:
1.https://www.instagram.com/p/B_KVP-bDAqL/
2.https://www.liputan6.com/bisnis/read/4231995/kemenkop-sebut-kabar-pemberian-dana-rp-200-m-ke-perusahaan-kaesang-hoaks
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.

 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif