Gate keberangkatan akan otomatis terbuka saat verifikasi data selesai. Foto: KAI
Gate keberangkatan akan otomatis terbuka saat verifikasi data selesai. Foto: KAI

Cara Pakai Face Recognition untuk Naik Kereta, Boarding Makin Slay

Arif Wicaksono • 26 September 2026 12:10
Ringkasnya gini..
  • Cara pakai Face Recognition KAI cukup dengan registrasi, lalu scan wajah di boarding gate yang tersedia.
  • Penumpang yang sudah terdaftar tak perlu menunjukkan boarding pass saat melewati Face Recognition Boarding Gate.
  • Face Recognition KAI tersedia di sejumlah stasiun dan dapat didaftarkan melalui aplikasi Access by KAI.
Jakarta: Naik kereta kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih praktis. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan layanan Face Recognition Boarding Gate yang memungkinkan penumpang melewati proses boarding menggunakan pemindaian wajah.

Dengan layanan ini, penumpang yang sudah terdaftar tidak perlu kembali menunjukkan boarding pass, e-boarding pass, maupun kartu identitas saat melewati Face Recognition Boarding Gate. Identitas penumpang akan diverifikasi melalui data wajah yang telah terhubung dengan tiket perjalanan.

Layanan Face Recognition juga bersifat opsional. Artinya, penumpang tetap dapat menggunakan mekanisme boarding lain apabila tidak ingin mendaftarkan data wajah.

Lantas, bagaimana cara menggunakan Face Recognition untuk naik kereta?

Cara Daftar Face Recognition KAI

Sebelum bisa menggunakan fasilitas tersebut, penumpang perlu melakukan registrasi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.

Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka aplikasi Access by KAI dan masuk ke menu Akun.
  2. Pilih menu Registrasi Face Recognition.
  3. Baca syarat dan ketentuan yang tersedia, kemudian pilih Setuju.
  4. Periksa data diri yang tertera.
  5. Lakukan foto selfie sesuai petunjuk yang diberikan.
  6. Ambil foto KTP sesuai instruksi.
  7. Setelah seluruh data lengkap, pilih Daftar Sekarang.
  8. Konfirmasi data yang telah dimasukkan dan pilih Ya, Daftar.

Setelah proses registrasi dan verifikasi selesai, Face Recognition dapat digunakan untuk proses boarding. KAI juga menyediakan pendaftaran melalui mesin Check-in Counter maupun Customer Service di stasiun tertentu.

Cara Pakai Face Recognition Saat Naik Kereta


Setelah terdaftar, penggunaan Face Recognition saat boarding cukup sederhana. Penumpang hanya perlu menuju Face Recognition Boarding Gate di stasiun yang menyediakan fasilitas tersebut.

Berikut caranya:
  1. Pastikan sudah memiliki tiket kereta untuk perjalanan yang akan dilakukan.
  2. Datang ke area boarding di stasiun.
  3. Cari gate khusus Face Recognition Boarding.
  4. Berdiri di depan perangkat pemindai wajah.
  5. Arahkan wajah ke kamera sesuai posisi yang ditentukan.
  6. Tunggu sampai sistem melakukan verifikasi.
  7. Jika data wajah dan tiket sesuai, gate akan terbuka dan penumpang dapat melanjutkan perjalanan.

Menurut KAI, penumpang yang telah melakukan registrasi cukup mengarahkan wajah ke perangkat pemindai untuk mencocokkan identitas dengan data tiket. Proses tersebut membuat penumpang tidak perlu mencetak boarding pass.

Stasiun yang Menyediakan Face Recognition

Fasilitas Face Recognition Boarding Gate kini tersedia di sejumlah stasiun di Jawa dan Sumatera. Berdasarkan informasi KAI per Juli 2026, layanan tersebut tersedia di 22 stasiun, termasuk Gambir, Pasarsenen, Bandung, Bekasi, Yogyakarta, Solo Balapan, Purwokerto, Semarang Tawang, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Medan, dan beberapa stasiun lainnya.

Karena daftar fasilitas dapat diperbarui, penumpang sebaiknya mengecek ketersediaan Face Recognition di stasiun keberangkatan sebelum melakukan perjalanan.

Apa yang Perlu Disiapkan?

Hal utama yang perlu disiapkan adalah registrasi Face Recognition dan tiket perjalanan yang masih berlaku. Pastikan pula data yang didaftarkan sudah sesuai agar proses verifikasi berjalan lancar.

Perlu diketahui, layanan ini menggunakan data seperti nama, NIK, dan foto wajah untuk keperluan operasional Face Recognition Boarding Gate. KAI menyatakan data registrasi Face Recognition disimpan selama satu tahun dan dapat diajukan untuk penghapusan lebih awal melalui Access by KAI atau Customer Service.

Dengan Face Recognition, proses boarding jadi lebih simpel. Tinggal datang ke stasiun, scan wajah, gate terbuka, lalu lanjut ke kereta. Makin praktis, makin slay.
(Ellen Octovia Suherman)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)




TERKAIT

BERITA LAINNYA