Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyediakan mesin Check-in Counter (CIC) atau mesin cetak tiket mandiri (CTM) untuk memudahkan penumpang mendapatkan boarding pass.
Namun, masih banyak orang yang bingung cara menggunakannya terutama bagi penumpang kereta api jarak jauh yang membeli tiket secara online.
Mesin CIC hadir untuk mempermudah para penumpang dalam mencetak boarding pass menggunakan kode pemesanan atau barcode dari tiket yang telah dibeli secara online. Ikuti langkah-langkah berikut biar kamu tak kebingungan lagi.
Apa Itu Mesin Cetak Tiket Mandiri?
Sebelum masuk ke langkah-langkah penggunaan mesinnya, kenalan dulu yuk sama mesin CTM ini.
Mesin CTM merupakan fasilitas yang disediakan oleh KAI untuk membantu penumpang mencetak boarding pass tanpa harus mengantre di loket. Fasilitas ini dapat digunakan oleh penumpang yang telah membeli tiket melalui laman pemesanan resmi KAI atau mitra KAI.
Boarding pass berisi informasi perjalanan, seperti nama penumpang, jadwal keberangkatan, nama kereta, dan nomor tempat duduk. Dokumen ini digunakan dalam proses pemeriksaan sebelum penumpang naik kereta api.
Cara Menggunakan Mesin Cetak Tiket Kereta di Stasiun
Bagi penumpang yang baru pertama kali menggunakan mesin CIC atau CTM, berikut langkah-langkah mudah yang dapat diikuti.
Cari Mesin Cetak Tiket Mandiri
Sesampainya di stasiun, carilah mesin Check-in Counter (CIC) atau CTM yang biasanya berada di area pelayanan penumpang atau lokasi yang telah ditentukan pihak stasiun.
Pastikan kamu bawa bukti pemesanan tiket, baik dalam bentuk dokumen elektronik maupun informasi kode booking, ya!
Masukkan Kode booking atau Pindai Barcode
Jika telah menemukan mesin CIC, pada layar mesin pilih menu untuk melakukan pencetakan boarding pass, masukkan kode booking atau kode pemesanan yang tercantum pada bukti pembelian tiket.
Baca Juga :
KAI Tingkatkan Fasilitas Ramah Disabilitas dan Penumpang Berkebutuhan Khusus
Beberapa mesin juga menyediakan fasilitas pemindaian barcode sehingga kamu bisa memindai barcode dari bukti pemesanan untuk mempermudah pencarian informasi.
Masukkan Data yang Diminta
Setelah memasukkan kode booking, mesin akan meminta informasi tambahan untuk mencocokan data pemesanan. Masukkan data berupa nomor identitas atau nomor telepon yang digunakan saat melakukan pemesanan.
Pastikan informasi yang dimasukkan sesuai dengan data pada tiket agar sistem dapat menemukan data perjalanan yang dipesan.
Periksa Informasi Perjalanan
Jika data berhasil ditemukan, layar mesin akan menampilkan informasi perjalanan. Periksa kembali beberapa hal berikut:
• Nama penumpang
• Nama dan nomor kereta
• Stasiun keberangkatan dan tujuan
• Tanggal serta waktu keberangkatan
• Nomor tempat duduk
Pastikan seluruh informasi sudah sesuai dengan tiket yang dibeli. Jika terdapat ketidaksesuaian, jangan langsung mencetak boarding pass dan segera tanyakan kepada petugas.
Pilih Opsi Cetak Tiket
Apabila seluruh informasi sudah sesuai dengan tiket yang dibeli, pilih opsi “Cetak” atau “Cetak Tiket” pada layar mesin.
Tunggu beberapa saat dan mesin akan memproses permintaan dan mengeluarkan boarding pass dalam bentuk cetakan kertas.
Tunjukkan Boarding Pass kepada Petugas
Setelah tercetak, siapkan bersama kartu identitas yang sesuai dengan data pemesanan. Boarding pass digunakan dalam proses pemeriksaan sebelum keberangkatan. Ikuti arahan petugas stasiun mengenai pemeriksaan tiket dan akses menuju peron.
Apakah Boarding Pass Kereta Harus Dicetak?
Tidak semua penumpang wajib mencetak boarding pass dalam bentuk kertas. KAI menyediakan fitur e-boarding pass melalui aplikasi Access by KAI.
Berdasarkan informasi Contact Center KAI, e-boarding pass tersedia mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. Penumpang yang telah memiliki e-boarding pass tidak perlu mencetak lagi tiket di stasiun.
Namun, bagi penumpang yang belum menggunakan e-boarding pass atau membutuhkan dokumen fisik, mesin CIC dapat menjadi pilihan untuk mencetak boarding pass secara mandiri.
Tips agar Tidak Kesulitan Menggunakan Mesin Cetak Tiket
Sebelum menuju mesin cetak tiket mandiri, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
Simpan kode booking dengan baik. Kode ini diperlukan untuk menemukan data pemesanan tiket.
Bawa kartu identitas sesuai data pemesanan. Identitas dapat diperlukan dalam proses verifikasi.
Periksa kembali data perjalanan. Pastikan nama, jadwal, tujuan, dan nomor kursi sudah sesuai.
Datang lebih awal ke stasiun. Dengan begitu, kamu memiliki waktu untuk mencetak boarding pass dan mengikuti proses pemeriksaan.
Minta bantuan petugas jika mengalami kendala. Tampilan dan pilihan menu mesin dapat berbeda di setiap stasiun.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, proses mencetak boarding pass kereta api melalui mesin mandiri dapat dilakukan dengan lebih mudah dan praktis.
(Vira Farhatul Maula)
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyediakan mesin Check-in Counter (CIC) atau mesin cetak tiket mandiri (CTM) untuk memudahkan penumpang mendapatkan boarding pass.
Namun, masih banyak orang yang bingung cara menggunakannya terutama bagi penumpang kereta api jarak jauh yang membeli tiket secara online.
Mesin CIC hadir untuk mempermudah para penumpang dalam mencetak boarding pass menggunakan kode pemesanan atau barcode dari tiket yang telah dibeli secara online. Ikuti langkah-langkah berikut biar kamu tak kebingungan lagi.
Apa Itu Mesin Cetak Tiket Mandiri?
Sebelum masuk ke langkah-langkah penggunaan mesinnya, kenalan dulu yuk sama mesin CTM ini.
Mesin CTM merupakan fasilitas yang disediakan oleh KAI untuk membantu penumpang mencetak boarding pass tanpa harus mengantre di loket. Fasilitas ini dapat digunakan oleh penumpang yang telah membeli tiket melalui laman pemesanan resmi KAI atau mitra KAI.
Boarding pass berisi informasi perjalanan, seperti nama penumpang, jadwal keberangkatan, nama kereta, dan nomor tempat duduk. Dokumen ini digunakan dalam proses pemeriksaan sebelum penumpang naik kereta api.
Cara Menggunakan Mesin Cetak Tiket Kereta di Stasiun
Bagi penumpang yang baru pertama kali menggunakan mesin CIC atau CTM, berikut langkah-langkah mudah yang dapat diikuti.
Cari Mesin Cetak Tiket Mandiri
Sesampainya di stasiun, carilah mesin Check-in Counter (CIC) atau CTM yang biasanya berada di area pelayanan penumpang atau lokasi yang telah ditentukan pihak stasiun.
Pastikan kamu bawa bukti pemesanan tiket, baik dalam bentuk dokumen elektronik maupun informasi kode booking, ya!
Masukkan Kode booking atau Pindai Barcode
Jika telah menemukan mesin CIC, pada layar mesin pilih menu untuk melakukan pencetakan boarding pass, masukkan kode booking atau kode pemesanan yang tercantum pada bukti pembelian tiket.
Beberapa mesin juga menyediakan fasilitas pemindaian barcode sehingga kamu bisa memindai barcode dari bukti pemesanan untuk mempermudah pencarian informasi.
Masukkan Data yang Diminta
Setelah memasukkan kode booking, mesin akan meminta informasi tambahan untuk mencocokan data pemesanan. Masukkan data berupa nomor identitas atau nomor telepon yang digunakan saat melakukan pemesanan.
Pastikan informasi yang dimasukkan sesuai dengan data pada tiket agar sistem dapat menemukan data perjalanan yang dipesan.
Periksa Informasi Perjalanan
Jika data berhasil ditemukan, layar mesin akan menampilkan informasi perjalanan. Periksa kembali beberapa hal berikut:
• Nama penumpang
• Nama dan nomor kereta
• Stasiun keberangkatan dan tujuan
• Tanggal serta waktu keberangkatan
• Nomor tempat duduk
Pastikan seluruh informasi sudah sesuai dengan tiket yang dibeli. Jika terdapat ketidaksesuaian, jangan langsung mencetak boarding pass dan segera tanyakan kepada petugas.
Pilih Opsi Cetak Tiket
Apabila seluruh informasi sudah sesuai dengan tiket yang dibeli, pilih opsi “Cetak” atau “Cetak Tiket” pada layar mesin.
Tunggu beberapa saat dan mesin akan memproses permintaan dan mengeluarkan boarding pass dalam bentuk cetakan kertas.
Tunjukkan Boarding Pass kepada Petugas
Setelah tercetak, siapkan bersama kartu identitas yang sesuai dengan data pemesanan. Boarding pass digunakan dalam proses pemeriksaan sebelum keberangkatan. Ikuti arahan petugas stasiun mengenai pemeriksaan tiket dan akses menuju peron.
Apakah Boarding Pass Kereta Harus Dicetak?
Tidak semua penumpang wajib mencetak boarding pass dalam bentuk kertas. KAI menyediakan fitur e-boarding pass melalui aplikasi Access by KAI.
Berdasarkan informasi Contact Center KAI, e-boarding pass tersedia mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. Penumpang yang telah memiliki e-boarding pass tidak perlu mencetak lagi tiket di stasiun.
Namun, bagi penumpang yang belum menggunakan e-boarding pass atau membutuhkan dokumen fisik, mesin CIC dapat menjadi pilihan untuk mencetak boarding pass secara mandiri.
Tips agar Tidak Kesulitan Menggunakan Mesin Cetak Tiket
Sebelum menuju mesin cetak tiket mandiri, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
- Simpan kode booking dengan baik. Kode ini diperlukan untuk menemukan data pemesanan tiket.
- Bawa kartu identitas sesuai data pemesanan. Identitas dapat diperlukan dalam proses verifikasi.
- Periksa kembali data perjalanan. Pastikan nama, jadwal, tujuan, dan nomor kursi sudah sesuai.
- Datang lebih awal ke stasiun. Dengan begitu, kamu memiliki waktu untuk mencetak boarding pass dan mengikuti proses pemeriksaan.
- Minta bantuan petugas jika mengalami kendala. Tampilan dan pilihan menu mesin dapat berbeda di setiap stasiun.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, proses mencetak boarding pass kereta api melalui mesin mandiri dapat dilakukan dengan lebih mudah dan praktis.
(Vira Farhatul Maula)
(RUL)