Masalah ini biasanya muncul karena Google Drive berbagi kuota penyimpanan sebesar 15GB dengan layanan Google lainnya, seperti Gmail dan Google Photos. Tanpa disadari, tumpukan data dari berbagai ekosistem Google ini menggunung dan menyita ruang yang seharusnya bisa digunakan untuk produktivitas.
Banyak pengguna terjebak pada asumsi bahwa hanya file berukuran besar yang menyebabkan memori penuh, padahal jenis file tertentu yang sering dianggap remeh justru menjadi biang keladi utama.
Berikut adalah daftar file yang sering kali menjadi penyebab utama penuhnya Google Drive:
| Baca juga: Supaya Penyimpanan Lega, Ini Cara Praktis Menghapus Semua File |
1. Rekaman Google Meet dan File Video
File video adalah penguras ruang nomor satu. Jika kamu sering merekam rapat di Google Meet, file tersebut secara otomatis tersimpan di Drive dalam folder "Meet Recordings". Karena resolusinya yang cukup tinggi dan durasinya yang lama, satu video saja bisa memakan ratusan megabyte hingga hitungan gigabyte.2. Foto dan Video "Kualitas Asli" di Google Photos
Banyak pengguna tidak menyadari bahwa setiap foto yang dicadangkan dari ponsel masuk ke dalam hitungan kuota yang sama dengan Drive. Foto dengan format RAW atau video 4K yang tidak dikompresi akan menghabiskan memori 15GB Anda hanya dalam waktu singkat.3. Lampiran Email Berukuran Besar
Jangan remehkan isi inbox kamu. File presentasi, video pendek, atau kumpulan foto yang dikirimkan orang lain lewat Gmail bertahun-tahun lalu tetap tersimpan di server Google dan memotong jatah memori Drive kamu.| Baca juga: 4 Cara Mengatasi Google Drive Penuh Padahal File Sudah Dihapus |
Email-email "berbobot" ini sering kali menjadi penyebab memori penuh yang paling sulit dilacak.