Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tips & Trik

Biar Aman, Begini Cara Pasang Kunci Sidik Jari di WhatsApp

Cahyandaru Kuncorojati • 15 November 2021 14:28
Jakarta: WhatsApp menjadi aplikasi percakapan yang paling populer saat ini. Desain yang sederhana ditambah fitur yang semakin lengkap untuk berkomunikasi via teks, audio, maupun video membuatnya tetap digunakan banyak orang.
 
Hal ini membuat WhatsApp menjadi aplikasi yang penting untuk dijaga keamanan atau privasinya. Makanya, tidak cukup smartphone Anda yang dijaga agar tidak sampai hilang namun lebih baik lagi apabila aplikasi WhatsApp di dalamnya juga tidak bisa diakses oleh siapapun.
 
Tidak hanya menyediakan keamanan sistem enkripsi yang mengklaim pesan WhatsApp tidak bisa disadap atau bocor. Namun mereka juga menyediakan fitur keamanan di segi akses seperti memasang kunci sidik jari atau fingerprint yang terhubung ke sensor pemindai sidik jari di smartphone.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyak dari pengguna WhatsApp yang mungkin belum mengetahui hal ini. Medcom.id sudah membuat panduan cara memasang kunci sidik jari di WhatsApp.
 
1. Buka aplikasi WhatsApp dan pilih ikon tiga titik di sudut kanan atas.
2. Di menu yang muncul pilih Settings untuk masuk ke bagian pengaturan.
3. Pada halaman Settings, pilih menu Account, dan lanjutkan dengan memilih Privacy.
4. Di halaman Privacy, geser menu hingga bagian paling bawah maka Anda akan menemukan fitur Fingerprint Lock.
5. Pilih menu tersebut kemudian tekan tombol geser menu “Unlock with fingerprint” dan Anda akan diminta menempelkan jari di sensor pemindai sidik jari.
6. Tombol geser di menu “Unlock with fingerprint” akan aktif ditandai warna hijau. Di sini Anda juga bisa memiliki fitur otomatis kunci akses WhatsApp dengan durasi secepatnya, setelah satu menit maupun 30 menit.
 
WhatsApp saat ini terus menerima update yang menyediakan fitur serupa dengan media sosial lain yaitu Instagram dan Facebook yang masih satu induk, Meta yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook Inc.
 
Di awal bulan November sejumlah smartphone Android dan iPhone tidak lagi bisa menggunakan WhatsApp karena masih menggunakan sistem operasi lama yang berusia lima tahun dan tidak lagi mendapatkan update dari Google maupun Apple.
 
Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Facebook Inc. atau Meta tengah menuai kritik keras. Dia mengambil keputusan untuk mengubah nama perusahaannya di tengah kasus kebocoran data dan konten negatif. Banyak pihak menuding langkah tersebut untuk mengubah kesan dari Facebook Inc namun tidak menyelesaikan masalah yang sudah ada.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif