Begini cara menjaga keamanan akun Instagram agar tidak mudah diretas, dari kata sandi kuat, autentikasi dua faktor, hingga menghindari phishing.
Begini cara menjaga keamanan akun Instagram agar tidak mudah diretas, dari kata sandi kuat, autentikasi dua faktor, hingga menghindari phishing.

Tips & Trik

Cara Menjaga Keamanan Akun Instagram Biar Tidak Mudah Diretas

Lufthi Anggraeni • 20 Januari 2026 16:45
Jakarta: Di era digital saat ini, Instagram tidak lagi sekadar menjadi media sosial untuk berbagi foto dan video. Platform ini telah berkembang menjadi portofolio bisnis, sarana personal branding, hingga tempat menyimpan memori berharga bagi jutaan penggunanya.
 
Popularitas tersebut menjadikan Instagram sebagai salah satu target utama peretasan, dengan ribuan akun dilaporkan mengalami upaya pembobolan setiap hari. Motif peretasan pun kian beragam. Tidak sedikit akun yang diretas untuk penipuan pinjaman online, pencurian data pribadi, hingga penyalahgunaan akun untuk menghubungi daftar pengikut korban.
 
Kondisi ini menuntut pengguna agar lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan akun Instagram mereka. Untuk mengurangi risiko tersebut, berikut sejumlah langkah penting yang bisa pengguna diterapkan.
 

Langkah-Langkah Keamanan

Gunakan Kata Sandi Kuat dan Unik

  • Hindari kata sandi sederhana (tanggal lahir, nama hewan, 123456).
  • Gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol.
  • Jangan gunakan kata sandi yang sama di banyak akun.
 

Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

  • Tambahan lapisan keamanan selain kata sandi.
  • Pilihan metode: aplikasi autentikasi (paling aman), SMS/WhatsApp, atau kode cadangan.
 

Periksa Aktivitas Login Secara Rutin

  • Instagram menampilkan lokasi dan perangkat login.
  • Jika ada login mencurigakan, segera log out dan ganti kata sandi.
 

Jangan Klik Link Mencurigakan (Phishing)

  • Hindari tautan dari DM atau email yang tidak jelas.
  • Peretas sering menyamar sebagai pihak resmi untuk mencuri data.
 

Perbarui Aplikasi Instagram Secara Berkala

  • Update membawa perbaikan keamanan.
  • Versi lama lebih rentan terhadap celah keamanan.
 

Batasi Akses ke Aplikasi Pihak Ketiga

  • Jangan sembarangan menghubungkan akun ke aplikasi eksternal.
  • Hapus akses aplikasi yang tidak lagi digunakan.
 

Waspada dengan Informasi Pribadi

  • Jangan membagikan data sensitif di profil publik.
  • Minimalkan risiko pencurian identitas.

Setiap langkah di atas saling melengkapi dalam membentuk sistem keamanan lebih kuat. Kata sandi rumit akan menyulitkan peretas menebak akun pengguna, sementara autentikasi dua faktor menambah lapisan perlindungan jika kata sandi bocor.

Pemeriksaan aktivitas login membantu pengguna mendeteksi ancaman sejak dini, sedangkan kewaspadaan terhadap phishing mencegah pencurian data melalui rekayasa sosial. Selain itu, pembaruan aplikasi dan pembatasan akses pihak ketiga sangat penting karena banyak serangan memanfaatkan celah keamanan dari aplikasi versi lama atau layanan eksternal kurang aman.
 
Perlindungan data pribadi juga tidak kalah krusial, mengingat informasi sekecil apa pun bisa dimanfaatkan untuk mengambil alih akun. Keamanan akun Instagram pada dasarnya sangat bergantung pada disiplin pengguna.
 
Dengan menjaga kata sandi tetap kuat dan unik, mengaktifkan autentikasi dua faktor, rutin memantau aktivitas login, serta berhati-hati terhadap tautan dan aplikasi pihak ketiga, risiko peretasan dapat ditekan secara signifikan. Langkah ini menjadi kunci untuk melindungi akun dari ancaman peretasan yang kian marak di era digital.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan