Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tips Membeli Perangkat IoT

Teknologi tips dan trik teknologi internet of things
Ellavie Ichlasa Amalia • 26 November 2018 15:51
Jakarta: Perangkat Internet of Things semakin banyak, memudahkan Anda jika ingin memiliki smart home. Namun, jika tidak hati-hati, Anda justru bisa membahayakan diri Anda. Peneliti Keamanan Senior Avast, Martin Hron memberikan beberapa tips jika Anda tertarik untuk membeli perangkat IoT.
 

1. Bandingkan Harga
Jika Anda tertarik membeli perangkat IoT, sebaiknya Anda membandingkan harga dari perangkat itu dengan produk lain yang mirip. Ketika harga produk yang ingin Anda beli jauh lebih murah, Anda justru harus curiga. Sebaiknya, Anda mencari informasi mengapa produk itu jauh lebih murah.
 
2. Perhatikan Merek
Ketika Anda hendak membeli perangkat IoT dari perusahaan yang namanya tidak terkenal, sebaiknya Anda memeriksa situs resmi perusahaan. Cari tahu informasi terkait produk yang Anda hendak beli, termasuk spesifikasi teknik, jadwal pembaruan firmware/perangkat lunak, dan tingkat dukungan dari perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


3. Periksa Desain Situs
Ketika Anda membuka situs perusahaan, perhatikan apakah situs itu menggunakan HTTP atau HTTPS. HTTPS adalah protokol internet untuk mengenkripsi konenksi antara pengguna akhir dan situs. Ini menunjukkan bahwa perusahaan sadar dan peduli akan keamanan.
 
"Meskipun hal ini terkait dengan keamanan situs web produk dan bukan produk itu sendiri, hal ini dapat menjadi indikator yang baik tentang seberapa penting nilai keamanan untuk perusahaan tersebut," kata Hron.
 
4. Perhatikan Data yang Dikumpulkan
Data dianggap akan memiliki harga layaknya minyak. Karena itu, Anda harus memeriksa data pribadi apa saja yang dikumpulkan oleh sebuah perangkat.
 
"Hal terpenting adalah pertanyakan integritas pengumpulan data itu sendiri. Apakah baik apabila perangkat ini memiliki akses ke data pribadi pengguna? Jika jawabannya "tidak", mungkin ada baiknya Anda berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk membeli produk tersebut," kata Hron.
 
5. Periksa CVE
CVE adalah singkatan dari Common Vulnerabilities and Exposures. Anda bisa mengetahui informasi ini dengan mengakses situs ini, yang mencantumkan nama-nama vendor dan kerentanan yang diketahui terkait vendor tersebut.
 
Anda sebaiknya memeriksa kerentanan tingkat tinggi dan juga mencari kerentanan spesifik pada produk tertentu. Anda juga bisa membandingkan tanggal ditemukan kerentanan dengan tanggal terakhir firmware diperbarui.
 
"Hasil temuan ini dapat menjadi indikator yang baik tentang seberapa cepat vendor atau pabrikan memperbaiki kerentanan yang terdeteksi," ujar Hron.
 
6. Periksa Ulasan Pengguna
Untuk mengetahui tentang pengalaman penggunaan, Anda bisa memeriksa ulasan pengguna terkait sebuah produk. Anda harus memeriksa apakah ulasan pengguna memiliki cukup informasi yang masuk akal. Terkadang, ulasan pengguna dengan nilai tinggi adalah palsu.
 
7. Cari Tahu tentang Proses Pengaturan
Sebelum membeli produk Anda sebaiknya juga mencari tahu tentang bagaimana pengaturan awal produk, khususnya apakah Anda akan diminta untuk mengganti password default yang digunakan menjadi password yang lebih rumit.
 
"Jika proses pengaturan awal ini hanya untuk menyalakan perangkat, tanpa menyatakan perihal keamanan dan perlindungan, bisa saja hal ini menjadi red flag bagi pengguna," kata Hron.

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif