Ransomware mengunci file yang ada pada komputer Anda.
Ransomware mengunci file yang ada pada komputer Anda.

Lindungi Windows 10 dari Ransomware dengan Cara Ini

Teknologi tips dan trik teknologi cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 15 Februari 2018 17:35
Jakarta:Tahun lalu, dunia dihebohkan dengan munculnya ransomware WannaCry. Ransomware adalah sebuah malware yang akan mengunci file pada komputer Anda. Jika Anda ingin membuka enkripsi pada file tersebut, Anda harus membayar sang penyerang.
 
Meskipun begitu, korban ransomware tidak disarankan membayar uang tebusan karena belum tentu sang penyerang akan membuka kunci enkripsi.
 
Salah satu cara untuk mencegah ransomware adalah dengan melakukan backup data secara berkala. Dengan begitu, sekalipun file Anda terkunci, Anda masih memiliki data cadangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, sebenarnya Anda bisa menggunakan fitur pada Windows Defender untuk mencegah komputer Anda terinfeksi ransomware, seperti yang disebutkan oleh Addictive Tips.
 
Satu hal yang harus Anda ingat adalah memastikan Anda udah mengaktifkan Windows Defender. Selain itu, Windows Defender hanya ada pada Windows 10.
 
Ini cara untuk melindungi komputer menggunakan Windows Defender.
 
1, Masuk ke Settings
2. Pilih Update & Security
3. Klik tab Windows Defender di seebelah kanan
4. Klik "Open Windows Defender Security Center"
 

 
5. Pilih Virus & Threat protection
6. Masuk ke bagian Virus & threat protection Settings
7. Aktifkan "Controlled folder access"
 

 
Bagaimana cara kerjanya?
Ketika Controlled folder access berada dalam keadaan aktif, Windows Defender akan melarang aplikasi menyimpan file di folder yang tidak boleh ia akses.
 
Hal ini mungkin akan membuat Anda khawatir aplikasi yang aman tidak bisa berjalan dengan lancar. Untungnya, controlled folder access dilengkapi dengan fitur whitelist, memungkinkan Anda menambahkan aplikasi yang boleh mengakses folderdalam daftar yang diamankan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi