Ilustrasi: Meta
Ilustrasi: Meta

Tips & Trik

Tips Mudah agar Remaja Tetap Aman Saat Akses Internet

Mohamad Mamduh • 13 Februari 2026 18:21
Ringkasnya gini..
  • Kini, orang tua tidak perlu merasa terbebani atau terlalu mengontrol dengan mengecek setiap isi obrolan.
  • Meta menyediakan fitur bawaan yang dapat dimanfaatkan, seperti pengingat istirahat yang muncul setelah 60 menit bermain media sosial.
  • Pada akhirnya, meskipun teknologi menawarkan perlindungan bawaan, pengaruh yang paling kuat tetaplah datang dari diri orang tua sendiri.
Jakarta: Peringatan Hari Internet Aman Sedunia (Safer Internet Day) menjadi momen penting untuk kembali mengingatkan kita semua mengenai urgensi menjaga keselamatan para remaja di dunia maya.
 
Kini, orang tua tidak perlu merasa terbebani atau terlalu mengontrol dengan mengecek setiap isi obrolan atau berdebat panjang soal waktu layar (screen time). Di tengah pesatnya perkembangan tren, aplikasi baru, dan ramainya grup obrolan, orang tua tetap bisa memberikan dukungan yang suportif.
 
Menurut Berni Moestafa, Kepala Kebijakan Publik untuk Meta di Indonesia, ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan orang tua untuk memastikan pengalaman digital remaja tetap aman dan positif:
 

1. Membangun Komunikasi Dua Arah yang Hangat

Kunci utama terletak pada komunikasi. Membangun rasa percaya adalah hal yang tak kalah pentingnya dengan mengaktifkan fitur-fitur keamanan pada media sosial. Diskusi dari hati ke hati dapat membantu menciptakan ekspektasi yang sama antara orang tua dan remaja.

Orang tua disarankan untuk bertanya kepada remaja mengenai hal-hal yang paling mereka sukai saat online, tindakan yang tepat saat menerima pesan dari orang asing, dan kapan waktu yang ideal untuk beristirahat dari gawai. Pembicaraan yang santai dan jujur mengenai topik-topik ini dapat berdampak positif dan mempererat hubungan keluarga.
 

2. Aktifkan Fitur Perlindungan Bawaan Secara Otomatis

Platform seperti Instagram, Facebook, dan Messenger kini secara otomatis memasukkan akun remaja ke dalam Akun Remaja yang dilengkapi perlindungan penting. Berbagai fitur keamanan telah aktif secara otomatis, seperti mencegah orang asing mengirim pesan langsung (DM) ke remaja, membatasi kemampuan tagging hanya kepada teman, dan menyaring konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.
 
Bahkan, gambar yang mencurigakan di DM dapat otomatis diburamkan (blur). Fitur-fitur ini berlaku untuk semua remaja di bawah usia 18 tahun, dan bagi remaja di bawah 16 tahun, mereka memerlukan izin orang tua untuk mengubah pengaturan ini.
 

3. Tetapkan Waktu Layar yang Ideal dan Fleksibel

Perdebatan mengenai waktu layar, terutama di malam hari, sering dialami oleh hampir semua orang tua.
 
Meta menyediakan fitur bawaan yang dapat dimanfaatkan, seperti pengingat istirahat yang muncul setelah 60 menit bermain media sosial. Selain itu, Mode Tidur akan aktif secara otomatis mulai pukul 22.00 hingga 07.00, yang berfungsi mematikan suara notifikasi dan mengirim balasan otomatis.
 
Jika diperlukan kontrol yang lebih ketat, fitur pengawasan orang tua bisa digunakan. Fitur ini memungkinkan orang tua untuk mengatur batas waktu harian atau memblokir akses pada waktu-waktu tertentu, seperti ketika remaja sedang mengerjakan pekerjaan rumah, saat makan bersama, atau saat beristirahat di malam hari.
 

4. Terus Ikuti Perkembangan Dunia Digital Remaja

Keamanan digital adalah hal yang terus berkembang, sehingga orang tua perlu selalu memperbarui pengetahuan agar diskusi dengan remaja juga ikut menyesuaikan. Hal yang dibahas saat remaja berusia 13 tahun mungkin tidak lagi relevan saat mereka menginjak usia 16 tahun. Untuk panduan dan referensi lebih lanjut dari para ahli, orang tua dapat mengunjungi Family Center Education Hub.
 
Pada akhirnya, meskipun teknologi menawarkan perlindungan bawaan, pengaruh yang paling kuat tetaplah datang dari diri orang tua sendiri. Terus ajak remaja mengobrol, tetaplah ingin tahu tentang dunia mereka, dan pastikan orang tua menjadi orang pertama yang mereka datangi ketika mereka merasa tidak nyaman di internet.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA