Paten desain controller Xbox dengan aksesoris input huruf Brailler untuk tunanetra.
Paten desain controller Xbox dengan aksesoris input huruf Brailler untuk tunanetra.

Controller Xbox Bakal Punya Huruf Braille

Teknologi microsoft games xbox
Cahyandaru Kuncorojati • 16 Mei 2019 20:27
Jakarta: Xbox bisa dibilang salah satu perusahaan konsol game yang paling ramah dengan semua gamer, terutama kalangan disabilitas. Alasannya, perusahaan game yang bernaung di bawah Microsoft ini beberapa kali berusaha membuat kalangan disabilitas juga bisa bermain.
 
Terbaru, beredar informasi Microsoft baru saja mendaftarkan paten desain controller Xbox untuk gamer dengan kondisi tunanetra. Hal ini diketahui dari desain controller yang memiliki huruf Braille.
 
Dikutip dari TechRadar, desain teknologi tersebut dipanggal dengan nama haptic vrailler chording capability. Jadi gamer dengan kondisi tunanetra bisa mengkustomisasi fungsi sesuai keinginan mereka dengan bantuan huruf Braille.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dijelaskan dalam informasi paten bahwa nanti kan disediakan aksesoris berupa paddle yang dipasang ke controller. Paddle ini bisa digunakan gamer tersebut mengetik teks menjadi sebuah kombinasi huruf Braillle atau justru membaca huruf Brailler yang diterjemahkan dari teks ke dalam game.
 
Teknologi haptic yang dimaksud adalah haptic feedback. Haptic feedback bisa ditemukan di smartphone berupa sensasi getar yang dihasilkan smartphone saat disentuh atau ditekan. Haptic fedback di controller Xbox membuat gamer seperti meraba huruf Braille.
 
Sebagai tambahan, disebutkan juga akan akan ada fitur mengubah audio atau kalimat yang diucapkan gamer ke dalam huruf Braille yang juga bisa terbaca di controller Xbox.
 
Masih dari informasi paten Microsoft. Disebutkan bahwa mereka ingin memfasilitasi gamer kondisi disabilitas terutama tunanetra untuk memainkan game yang membutuhkan respons cepat misalnya game jenis figthing.
 
"Meskipun industri game sudah menunjukkan peningkatan kualitas dan akses terhadap kontennya namun masih ada peningkatan yang harus dilakukan di sisi game controller maupun aksesorisnya khususnya untuk kondisi tertentu misalnya kalngan tunanetra," tulis Microsoft.
 
Microsoft juga menyadari bahwa controller yang mereka buat mungkin akan memiliki ukuran yang tidak cocok untuk semua gamer. Mereka juga berencana membuat aksesoris tambahan sebagai solusi atas permasalahan tersebut.
 
Tahun lalu, Microsoft merilis Xbox Adaptive Controller. Controller ini memiliki ukuran tombol yang lebih besar, melebihi ukuran telapak tangan. Tujuannya untuk memfasilitasi gamer disabilitas dengan kemampuan motorik yang sulit menggunakan controller Xbox biasa.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif