Factory reset bisa mengembalikan perangkat HP ke pengaturan pabriknya.
Factory reset bisa mengembalikan perangkat HP ke pengaturan pabriknya.

Tips & Trik

Apa Itu Factory Reset? Ini Saat yang Tepat untuk Melakukannya pada HP

Arif Wicaksono • 16 Januari 2025 22:16
Jakarta: Pengguna harus melakukan factory reset untuk mengembalikan perangkat HP ke pengaturan pabriknya dalam beberapa kondisi tertentu.
 
Proses ini akan menghapus semua data pribadi, aplikasi, pengaturan, dan file yang ada di perangkat.
 
Baca juga: Cara Mengatasi Layar HP Tidak Bisa Disentuh dan Dimatikan

Melakukan factory reset dapat memastikan semua data pribadi kamu (foto, pesan, akun, dll.) dihapus dari perangkat.
 
Setelah melakukan factory reset, semua informasi pribadi yang ada di perangkat akan dihapus, sehingga mengurangi risiko kebocoran data apabila perangkat jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Cara ini bisa dilakukan jika perangkat Android atau iPhone berjalan sangat lambat atau banyak aplikasi yang tidak diinginkan.

Jika ada masalah dengan perangkat lunak atau pembaruan sistem yang tidak berhasil, factory reset dapat memperbaiki masalah tersebut dengan menghapus semua pengaturan dan file yang mungkin menyebabkan gangguan.
 
Beberapa hal dibawah ini bisa menjadi pertimbangkan sebelum melakukan factory reset pada HP.

1. Mengatasi Masalah Performa

HP sering lag, lemot, atau macet tanpa alasan jelas. Aplikasi sering crash atau tidak berfungsi dengan baik. Terlalu banyak error yang tidak bisa diatasi dengan restart atau clear cache.

2. Infeksi Virus atau Malware

Jika HP terkena virus atau malware yang tidak bisa dihapus dengan antivirus, factory reset dapat membersihkan sistem.

3. Menyiapkan HP untuk Dijual

Sebelum menjual atau memberikan HP kepada orang lain, lakukan factory reset untuk menghapus semua data pribadi.

4. Mengatasi Masalah Software

Jika terjadi bug atau error sistem yang tidak bisa diatasi dengan pembaruan atau restart. Setelah update sistem operasi yang menyebabkan masalah

5. Lupa Pola atau PIN

Jika kamu lupa pola, PIN, atau kata sandi layar kunci, factory reset bisa menjadi solusi (meskipun Kamu mungkin perlu login ke akun Google setelah reset).

6. Terlalu Banyak File Sampah

Jika memori internal penuh dan sulit membersihkan file satu per satu, factory reset bisa menjadi cara cepat untuk mengosongkan ruang.
 
Kamu tak perlu melakukan factory reset jika masalah bisa diatasi dengan restart atau clear cache. HP hanya mengalami lag ringan akibat banyak aplikasi berjalan di latar belakang. Masalah aplikasi spesifik yang bisa diperbaiki dengan update atau reinstall.
 
Factory reset di perangkat Android dan iPhone berfungsi untuk mengembalikan perangkat ke pengaturan pabriknya, menghapus semua data pribadi, aplikasi, dan pengaturan yang telah diubah.
 
Berikut adalah cara melakukan factory reset pada kedua perangkat.

Cara Factory Reset di HP Android

-Buka Pengaturan dengan pergi ke aplikasi Pengaturan di perangkat Android.
-Gulir ke bawah dan pilih opsi System atau Manajemen Umum (tergantung pada merek dan model perangkat kamu).
-Pilih opsi "Reset" atau "Pengaturan Ulang".
-Pilih "Factory Data Reset". Di sini Kamu akan diberi tahu bahwa semua data di perangkat akan dihapus.
-Ketuk "Reset Phone" atau "Hapus Semua Data" untuk mengonfirmasi tindakan tersebut.
-Masukkan PIN atau Password (Jika Diminta). (Kamu mungkin diminta untuk memasukkan PIN atau kata sandi untuk mengonfirmasi identitas).
-Setelah konfirmasi, perangkat akan mulai proses reset dan akan mengembalikan perangkat ke kondisi semula, seperti saat pertama kali dibeli.

Cara Factory Reset di iPhone

-Buka "Pengaturan" lalu pergi ke aplikasi "Pengaturan" di iPhone Kamu.
-Pilih General (Umum).
-Gulir ke bawah dan pilih opsi "Transfer" or "Reset iPhone" (Pindahkan atau Setel Ulang iPhone).
-Pilih "Erase All Content and Settings" (Hapus Semua Konten dan Pengaturan).
-Masukkan Password Apple ID (Jika Diminta) (Kamu mungkin diminta untuk memasukkan kata sandi Apple ID untuk mematikan fitur seperti Find My iPhone).
-Setelah itu, kamu akan diminta untuk mengonfirmasi bahwa Kamu ingin menghapus semua data dan mengembalikan perangkat ke pengaturan pabrik.
-iPhone akan memulai proses penghapusan data dan pengaturan ulang ke kondisi semula.
 
Setelah factory reset, perangkat akan menghapus semua data pribadi dan kamu harus mengonfigurasi perangkat seperti saat pertama kali menggunakannya. Pastikan untuk mencadangkan data penting sebelum melakukan reset.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan