Country Manager Resso Indonesia Tricia Dizon .
Country Manager Resso Indonesia Tricia Dizon .

Resso

Menyatukan Musik Streaming dan Jejaring Sosial

Teknologi teknologi tech and life
Lufthi Anggraeni • 08 Juni 2020 16:49
Jakarta: Layanan streaming musik menjadi salah satu layanan yang naik daun seiring dengan peningkatan kualitas layanan jaringan internet di dunia, termasuk Indonesia. Layanan jaringan internet di Tanah Air kian merata di seluruh wilayah.
 
Resso menjadi salah satu layanan streaming yang mencoba peruntungannya di Indonesia. Aplikasi yang dibuat oleh perusahaan induk TikTok yaitu ByteDance ini telah tersedia untuk pengguna Android dan iOS.
 
Di tengah gempuran layanan streaming konten, Country Manager Resso Indonesia Tricia Dizon menjelaskan bahwa Resso merupakan aplikasi streaming yang menyatukan aspek musik dan sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Aplikasi ini membawa pengalaman berbeda dengan menawarkan streaming musik yang dirancang untuk generasi baru penggemar musik. Dengan berbagai fitur sosial, Resso mengajak penggemar musik untuk mendengarkan bersama, untuk mengekspresikan diri mereka, dan terhubung dengan anggota komunitas lainnya,” ujar Tricia.
 
Pengembangan Resso diawali dari mimpi untuk mengubah cara orang mendengarkan musik. Tricia menyebut kini pihaknya telah siap untuk membawa Resso sebagai hal besar berikutnya dalam industri streaming musik.
 
Selain itu, Gen Z dan milenial yang gemar mengekspresikan perasaan, terutama via musik dan media sosial juga menjadi alasan ByteDance mengembangkan Resso. Hasil penelitian, Gen Z dan milenial menghabiskan 18 jam per minggu untuk mendengarkan musik juga mendorong ByteDance mengembangkan Resso.
 
Saat ini, Resso baru tersedia di India dan Indonesia, namun dalam beberapa tahun terakhir, kedua pasar ini disebut Tricia telah menunjukan potensi dan peluang menjanjikan bagi Resso. Potensi dan peluang ini disebut karena kedua pasar ini memiliki jumlah populasi Gen Z tinggi, sehingga Resso mengaku optimis dengan masa depannya di India dan Indonesia.
 
Disinggung soal potensi pasar Indonesia, data statistik yang menyebut pengguna media sosial di Tanah Air sebesar 160 juta pengguna. Hal ini menjadi alasan Resso menjadikan Indonesia sebagai pasar penting bagi layanannya dan pendorong di balik keputusan untuk merambah Indonesia.
 
“Kami juga berkomitmen untuk menyediakan fitur produk sosial yang unik dan mudah digunakan untuk mengekspresikan diri bagi generasi muda di Indonesia.”
 
Menyatukan Musik Streaming dan Jejaring Sosial
 
Sementara itu, menyoal perbedaan Resso dengan layanan sejenis, Tricia menjelaskan bahwa Resso dirancang untuk kebutuhan sosial. Sebab ByteDance, lanjut Tricia, mengembangkan Resso untuk generasi baru dan penggemar musik muda yang ekspresif dan berjiwa sosial.
 
Selain itu, Tricia juga menyebut bahwa Resso hadir dengan berbagai fitur unik yang dapat dinikmati pengguna. Fitur ini juga diklaim Tricia memungkinkan pengguna untuk menyukai atau like, mengomentari atau comment, dan membagikan atau share, pada lagu pilihan mereka.
 
Resso juga disebut Tricia juga menyediakan lirik yang disinkronisasikan dan memungkinkan pengguna membuat dan membagikan kutipan lirik dengan foto, gif atau video. Faktor pembeda utama Resso dari layanan sejenis disebut Tricia terletak pada nuansa jejaring sosial yang dihadirkan melalui fitur komentar atau berbagi kutipan dari lirik dalam aplikasi.
 
Dengan demikian, lanjut Tricia, Resso menawarkan kemampuan bagi pengguna untuk berinteraksi dengan rekan sambil mendengarkan musik kesukaan. Untuk saat ini, Tricia mengaku Resso lebih terfokus pada peluang di Tanah Air yang dinilainya sangat besar, mengingat besarnya Gen Z dan penetrasi internet.
 
“Jadi, fokus kami sekarang adalah untuk memberikan pengalaman terbaik dengan terus meningkatkan kualitas produk kami untuk memenuhi kebutuhan pengguna di Indonesia. Kami sangat optimis bahwa melalui upaya ini kami akan berhasil.”
 
Tricia juga menyampaikan hasil riset yang dilakukan pihaknya secara independen di Indonesia pada awal tahun 2020, 79 persen dari responden yang terdiri 500 Gen Z dan milenial mendengarkan musik setiap hari, dan 51 persen responsen mendengarkan musik saat belajar atau bekerja.
 
Selain itu, penelitian ini juga menyebut bahwa 97 persen responden mendengarkan musik menggunakan smartphone, dan 61 persen responden suka mencari sendiri musik dan artis baru. Sementara itu, Pop, Remix/Cover Songs, Jazz/Soul/Blues, K-Pop, dan Hip Hop/Rap juga disebut Resso merupakan 5 genre teratas yang paling sering didengarkan Gen Z dan milenial.
 
Di tengah pandemik Covid-19, perempuan yang memegang gelar pascasarjana dari Kellogg School of Management dan Administrasi Bisnis dari University of Philippines ini menyebut bahwa Resso mengalami peningkatan penggunaan.
 
Dengan demikian, Resso juga terus menambahkan daftar putar dan lagu yang tersedia di platformnya sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat dalam menghadapi pandemi. Aktivitas dalam Resso juga disebut Tricia mengalami peningkatan, dan pengguna dinilai lebih kreatif dalam menghadirkan konten dan memanfaatkan fitur yang tersedia.
 
Menyoal rencana Resso di masa mendatang, perempuan yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam menangani perusahaan Telekomunikasi, FinTech, dan Consumer Goods ini menyebut Resso akan terfokus pada program dan promosi di platform digital.
 
Resso juga akan melanjutkan kampanye guna memastikan bahwa konten yang tersedia pada platform karyanya tersebut tetap relevan untuk pengguna, serta mengajak lebih banyak penggemar musik untuk menikmati aplikasi karyanya.
 
"Selama jangka waktu yang terbatas, kami menawarkan langganan paket Premium 3 bulan secara gratis bagi semua pengguna,” tutup Tricia.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif