Review Keyboard

Corsair K68 RGB, Sangat Tepat untuk Gaming

Cahyandaru Kuncorojati 13 Maret 2018 23:07 WIB
review peripheralcorsair
Corsair K68 RGB, Sangat Tepat untuk Gaming
Corsair K68 RGB
Jakarta: Sebagian dari Anda mungkin sudah lebih dulu mendengar nama keyboard yang kami ulas kali ini. Ya, Corsair memang memiliki dua versi dari keyboard K68. Perbedaannya kali  ini adalah keyboard ini hadir dengan fitur RGB.

Pada seri pertamanya Corsair K68 hanya hadir dengan satu warna backlit. Meskipun begitu Medcom.id juga belum sempat mencicip versi pertamanya sehingga keyboard ini layak untuk diulas.

Merunut silsilah, keyboard gaming Corsair K68 RGB merupakan penerus dari Corsair K63 yang sebelumnya telah kami ulas. Apabila Corsair K63 hadir dengan desain tenkeyless. Corsair K68 RGB hadir dengan desain full-size keyboard standard lengkap dengan numpad.


Alhasil. dengan desain tersebut tampaknya keyboard ini kurang pas untuk dibawa bepergian karena membutuhkan tas dengan dimensi yang lebih tinggi atau besar untuk membawanya. Desainnya sendiri sebetulnya tidak terkesan seperti keyboard gaming dan lebih mirip keyboard standar.



Dibalut dengan material plastik dengan yang bertekstur agak kasar sehingga nyaman di tangan membuat Corsair K68 RGB tetap terlihat mewah dibalik desainnya yang standar. Menariknya Corsair memberikan lapisan material karet yang agak tebal hanya pada tombol spacebar yang menjadi identitas dari keyboard ini.

Desain dari Corsair K63 tampak masih kental di keyboard ini. Pada bagian atas numpad terlihat beberapa tombol shorcut yang masih sama seperti Corsair K63, di antaranya tombol untuk memutar media, tomol untuk mengatur volume suara, serta tombol untuk mengunci fungsi keyboard dan mengatur internsitas backlit RGB.



Melihat deretan tombol shortcut yang disediakan tadi semakin mempertegas bahwa desain Corsair K68 RGB yang tidak hadir sebagai keybaord gaming, tapi juga keyboard standar yang bisa digunakan untuk bekerja di kantor.

Keyboard ini menggunakan siwcth Cherry MX Red yang mampu menyediakan respons cepat namun tidak seramai bunyi yang dihasilkan switch Blue.



Sepanjang pengalaman penggunaan saya di kantor untuk bermain game dan mengetik artikel berita, keyboard ini memiliki rasa nyaman ditambah dengan palm rest yang bisa dibongkar pasang. Bunyi switch yang dihasilkan tidak menggangu rekan sekitar.

Bagaimana dengan pengalaman saat memainkan game? Corsair K68 RGB memiliki respons yang sangat cepat. Dalam beberapa kesempatan fitur Full N-Key Rollover atau anti ghosting membuat respons lebih akurat.

Untuk melengkapi kemampuannya, Corsair juga masih menyediakan dukungan software CUE (Corsair Utility Engine). Corsair K68 RGB memang tidak hadir dengan tombol makro, namun di software tersebut saya bisa memasukkan beragam opsi pilihan tombol makro yang beraneka ragam.



Tentu saja, opsi untuk pengaturan backlit RGB juga tersedia di software ini. Anda tidak hanya bisa mengatur pola backlit RGB yang tersedia, tapi menciptakan pola cahaya backlit RGB per tombol sesuai keinginan Anda yang bisa disimpan di software.

Tidak ketinggalan, Corsair juga masih menyertakan kemampuan dust and spill resistant dengan sertifikat IP32. Hal ini membuat keyboard ini sangat pas bagi gamer atau pengguna yang khawatir menumpahkan minuman ke keyboard mereka.




Kesimpulan
Corsair K68 RGB memang tidak menghadirkan improvisasi yang signifikan dibandingkan versi pertamanya tapi berdasarkan pengalaman Medcom.id menggunakannya keyboard gaming ini bukan produk yang buruk.

Bagi pengguna yang merupakan gamer sekaligus pekerja kantoran rasanya keyboard ini jauh lebih pas. Desainnya masih terlihat elegan dengan kemampuan dan rasa nyaman setara keyboard gaming yang mendukung ketangkasan jemari penggunanya.

Apalagi keyboard ini juga sudah didukung dengan fitur anti debu dan cipratan air sehingga pas bagi pengguna yang kerap berada di depan PC sambil sibuk mengunyah makanan dan membawa minuman.

Dibanderol dengan harga sekitar Rp1,6 juta, saya rasa harga ini tidak tergolong mahal sebagai modal untuk bekerja sekaligus bermain game di kantor usai jam kerja.
 
9
Corsair K68 RGB
Plus
  • Desain elegan
  • Keybaord mekanik dengan switch Cherry MX Red
  • Software kustomisasi sangat lengkap
Minus
  • Ukuran keyboard standar yang panjang
  • Harga agak mahal




(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.