Di dalam paket B-Trainer, Anda juga akan menemukan beberapa ear adapter, sehingga Anda dapat menggunakan earbud yang sesuai dengan telinga Anda. B-Trainer juga dilengkapi dengan sensor detak jantung yang ada di earbud sebelah kanan. Agar sensor tersebut bekerja, pastikan ia menempel dengan telinga Anda.
Jika Anda memasangnya dengan benar, maka Anda akan mendengar suara yang menyebutkan sensor detak jantung aktif beberapa saat setelah Anda mengaktifkan B-Trainer.
Pada B-Trainer, terdapat beberapa tombol seperti tombol power, tombol volume, bahkan tombol untuk melakukan rewind dan fast-forward. Di satu sisi, hal ini berarti Anda dapat dengan mudah mengatur besar suara atau musik yang Anda dengarkan saat Anda berlari. Di sisi lain, banyaknya tombol mungkin membuat Anda agak sulit mengingat apa saja fungsi dari tombol-tombol yang ada.
B-Trainer dilengkapi dengan MP3 player, yang berarti, Anda tidak perlu membawa smartphone Anda saat Anda sedang berlari. Sejak awal, Sony sudah melengkapi B-Trainer dengan lagu yang cukup banyak. Lagu-lagu ini akan dibagi ke dalam kelompok berdasarkan tempo lagu. Saat Anda sedang menggunakan B-Trainer untuk menemani lari Anda, Anda dapat memutar lagu berdasarkan kecepatan tempo.
Setelah selesai berlari, B-Trainer akan memberitahu Anda informasi seperti jauh lari Anda, banyak kalori yang dibakar dan rata-rata detak jantung Anda. Jika Anda ingin melihat atau menyimpan data tersebut, Anda juga dapat mengunduh aplikasi B-Trainer ke smartphone Anda. Selain itu, melalui aplikasi B-Trainer, Anda juga dapat mengatur menu latihan Anda. Anda dapat menentukan target yang hendak Anda capai, baik berdasarkan jarak atau kalori yang dibakar.
B-Trainer juga dilengkapi dengan fitur Audio Coaching, yang berarti, saat Anda berlari, B-Trainer akan memberikan informasi seperti detak jantung Anda dan jarak lari Anda. Salah satu hal yang dibanggakan oleh Sony dari B-Trainer adalah karena ia tahan air. Ia memiliki sertifikasi IPX5/IPX8. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir saat ia terkena keringat atau hujan. Untuk masalah konektivitas, B-Trainer dilengkapi dengan Bluetooth dan NFC.
Sony melengkapi B-Trainer dengan sebuah charger berupa docking. Untuk mengisi baterai dari B-Trainer, Anda cukup memasangkan B-Trainer ke docking tersebut. Jika B-Trainer sudah terpasang dengan benar, maka tombol power akan menyala yang menjadi tanda bahwa B-Trainer sedang mengisi daya. Saat pertama kali menggunakan B-Trainer, Anda perlu mengisi baterainya selama kurang lebih 1,5 jam.
Dengan harga Rp 3,5 juta, B-Trainer memiliki fitur yang cukup lengkap. Ia juga nyaman untuk digunakan. Untuk masalah kualitas suara, Anda tidak perlu khawatir karena B-Trainer memiliki kualitas suara seperti earphone buatan Sennheiser. Suara yang keluar dari B-Trainer terdengar jelas dan tidak pecah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News