Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G.
Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G.

Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC, Bodi Lebar Performa Hebat

Teknologi hardware gigabyte review kartu grafis kartu grafis vga
Cahyandaru Kuncorojati • 07 Januari 2019 12:42
Jakarta: Medcom.id menjajal salah satu varian tertinggi keluarga kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2080 Ti. Gigabyte merilisnya dengan nama Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G.

Dari tampilannya, Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G memiliki bodi yang cukup lebar saat digenggam. Pengguna yang ingin menggunakan kartu grafis ini harus mengecek terlebih dulu jarak antar slot PCIe pada motherboard mereka.

Menurut Medcom.id, bodinya yang lebar atau tebal ini mungkin efek dari dukungan sistem pendinginnya yang didesain sesuai kebutuhan kartu grafis seri tertinggi. Tampilannya masih tergolong sangat menarik, dan di bagian belakangnya juga sudah menggunakan backplate.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G juga memiliki LED RGB yang bisa dikustomisasi dan di sinkronisasi lewat software Gigabyte RGB Fusion 2.0. Di sisi spesifikasi, Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC menjanjikan performa di atas kertas yang lebih tinggi dari versi reference.

Apabila versi reference memberikan boost clock hingga 1545 MHz, Gigabyte menawarkan clock speed hingga 1650 MHZ di mode gaming, dan 1665 MHz di mode OC. Tersedia opsi overclocking otomatis lewat software bawaan.

Sisa spesifikasi lainnya masih terbilang sama. Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC memiliki memori 11GB GDDR6 352-bit, serta memory clock 14000 Mhz. Kartu grafis ini mendukung resolusi maksimal 7680x4320 di 60Hz.

Untuk mendukung performanya tersebut, Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC hadir dengan tiga baling kipas yang memiliki arah putar berbeda. Baling kipas paling kiri dan kanan berputar searah jarum jam, sementara baling kipas tengah berputar berlawanan.

Gigabyte mengklaim desain teknologi Windforce yang menggunakan tiga kipas ukuran 82mm ini mampu menyediakan aliran udara yang optimal dengan arah putar kipas yang saling berlawanan. Baling kipasnya juga masih mendukung fitur senyap saat suhu terdeteksi belum tnggi.



Bagaimana Performanya?

Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G Medcom.id uji performnaya lewat pengalaman penggunaan. Kartu grafis ini berpadu dengan prosesor Intel Core i9-9900K dan dengan komponen lain di testbed milik Medcom.id yang dipasang pada motherboard ASUS ROG Strix Z390 Maximus XI Extreme.
 
  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Medcom.id melakukan pengujian dalam mode default untuk mengetahui performa bawaannya. Pengujian pertama dilakukan lewat 3DMark Fire Strike. Skor yang tercatat tergolong tinggi, yaitu 24.988 poin.

Kemudian Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC dipacu lagi untuk pengujian pengalaman memainkan tiga game kelas AAA. Game tersebut dimainkan dengan kualitas grafis tertinggi atau Ultra dan di resolusi 1920x1080, resolusi yang umum dijumpai.

Hasilnya tercatat framerate terendah sempat terpantau hanya di 70fps pada game Far Cry 5. Sementara framerate tertinggi ada di game The Withcer 3: Wild Hunt, 162 fps. Framerate rata-rata terpantau berada di 88fps hingga 139. Jelas performanya memang sangat memuaskan.



Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC juga masih mendukung fitur SLI 2-way NVIDIA NVLINK. Sementara outputnya tersedia tiga DisplayPort 1.4 dan satu port HDMI 2.0b yang bisa menyajikan multi-view hingga empat tampilan, serta masih ada port USB Type-C untuk VirtualLink.


Kesimpulan
Ketimbang versi reference, Medcom.id menilai Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC jauh lebih menarik karena menawarkan performa lebih tinggi.

Kehadiran hiasan LED RGB seharusnya jauh lebih diminati gamer. Bodinya yang agak lebar harus menjadi perhatian karena mungkin akan menutup akses PCIe lainnya pada motherboard ukuran kecil seperti di bawah ukuran ATX.

Untuk harganya memang diprediksi akan mahal seperti versi reference dari NVIDIA. Gigabyte Geforce RTX 2080 Ti Gaming OC dari Newegg dibanderol USD1.320 atau sekitar Rp18,5 juta. Harga pasaran di Indonesia yang beredar di internet bisa mencapai Rp20 juta.
 
 
Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G
Plus
  • Tampilan menarik
  • Performa memuaskan 
  • Mendukung NVIDIA SLI NVLINK
Minus
  • Ukuran lebih lebar dan tebal
  • Harga cukup tinggi



(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi