Mouse Logitech G PRO X3 SUPERSTRIKE.
Mouse Logitech G PRO X3 SUPERSTRIKE.

Review Logitech G Pro X3 Superstrike, Respons Kilat Buat Semuanya

Mohamad Mamduh • 18 Oktober 2026 20:04
Ringkasnya gini..
  • Logitech G PRO X3 Superstrike hadir dengan bobot ultra-ringan 59 gram dan sensor HERO 2 presisi tinggi hingga 48.000 DPI.
  • Mengusung teknologi Haptic Inductive Trigger System (HITS) yang responsif, bebas masalah double click, serta memiliki fitur Rapid Trigger Reset.
  • Baterai tahan lama hingga lebih dari satu minggu penggunaan harian maupun gaming, didukung kustomisasi lengkap via Logitech G HUB.
Jakarta: Pasar mouse gaming kompetitif kembali kedatangan amunisi terbaru lewat hadirnya Logitech G Pro X3 Superstrike. Perangkat periferik ini ditujukan bagi para gamer yang menginginkan kecepatan, responsivitas tinggi, serta kenyamanan maksimal tanpa mengorbankan ketahanan fisik.
  Mengusung penyempurnaan pada bobot bodi, sensor, hingga mekanisme sakelar tombol, mouse ini membawa sederet inovasi penting yang patut dicermati.

Pengujian dilakukan baik untuk aktivitas Produktivitas harian maupun sesi bermain game First-Person Shooter (FPS) yang menuntut presisi serta respons cepat. Berikut analisis lengkap mengenai performa, desain, serta fitur unggulan yang ditawarkan.
 

Desain Minimalis Ergonomis

Secara visual, Logitech G Pro X3 Superstrike mempertahankan bahasa desain minimalis yang menjadi ciri khas lini Produk G Pro. Bodi luarnya dibalut warna hitam pekat dengan aksen logo Logitech berwarna putih di bagian punggung serta tulisan identitas seri X3 di area samping bawah. 

Berdasarkan spesifikasi resminya, Logitech G Pro X3 Superstrike memiliki dimensi fisik dengan tinggi atau panjang mencapai 125,0 mm, lebar bodi sekitar 63,5 mm, serta ketebalan atau kedalaman setinggi 40,0 mm. Proporsi ukuran tersebut dipadukan dengan bobot keseluruhan yang sangat ringan, yakni berada di angka 59 gram.
 
logitech 2


Tidak ada ornamen pencahayaan RGB yang mencolok, menandakan bahwa Logitech benar-benar memfokuskan pengembangan mouse ini pada fungsionalitas dan performa ketimbang estetika visual yang berlebihan.

Bentuk fisiknya sekilas tampak seperti mouse pada umumnya dengan dua tombol navigasi tambahan di sisi kiri. Bahan cangkang luarnya dirancang dengan tekstur khusus yang tidak terlalu kasar maupun licin, memberikan kenyamanan genggaman yang pas untuk berbagai ukuran telapak tangan serta tipe pegangan (grip style).

Satu hal menarik yang ditemukan selama pengujian adalah performa lapisan luar bodinya terhadap cairan. Ketika permukaan mouse tidak sengaja terkena cipratan air, cairan dapat menyebar dan menguap dengan cepat tanpa meninggalkan rasa lengket atau membekas lama. Karakteristik bahan ini membuat perawatan fisik perangkat menjadi lebih mudah serta menjaga kenyamanan tangan pengguna saat dipakai dalam durasi panjang.
 

Bobot Ultra-Ringan 59 Gram dan Performa Sensor HERO 2

Daya tarik utama dari Logitech G Pro X3 Superstrike terletak pada bobotnya yang sangat ringan, yakni berada di kisaran 59 gram. Angka ini menempatkannya dalam kategori mouse gaming super ringan (ultra-lightweight). Reduksi bobot yang signifikan memberikan dampak positif yang langsung terasa saat pengoperasian.

Dalam penggunaan harian untuk navigasi antarmuka dan pekerjaan administratif, bobot 59 gram meminimalkan tekanan pada pergelangan serta telapak tangan. Gerakan pergeseran terasa sangat alami seolah tangan bergerak bebas tanpa hambatan fisik dari perangkat.

Manfaat bobot ringan ini semakin terasa saat mouse digunakan untuk bermain game FPS kompetitif. Eksekusi gerakan refleks, seperti menembak sasaran secara mendadak (flick shot) atau mengarahkan karakter, dapat dilakukan secara halus dan cepat. Ketahanan bodi perangkat juga tergolong kokoh meski berbobot ringan, tanpa ada kelenturan atau cangkang yang berderit saat ditekan dengan bobot sedang.

Di sektor dapur pacu pelacakan, Logitech menyematkan sensor Hero 2 yang dikombinasikan dengan pembaruan firmware serta chip pemroses NxLOGI generasi baru. Sensor optik ini dikenal akan efisiensi konsumsi daya serta tingkat akurasi pelacakannya yang tinggi.

Mouse ini menyediakan opsi sensitivitas mulai dari 100 hingga 48.000 DPI, akselerasi maksimum mencapai 90 G, serta kecepatan pelacakan hingga 930 IPS (Inches Per Second). Tingkat sensitivitas tinggi ini memastikan mouse mampu mendeteksi mikro-gerakan sekecil apa pun dari tangan pengguna secara instan.

Logitech juga mengimplementasikan teknologi zero smoothing pada sensor HERO 2. Artinya, pergerakan kursor di layar diProses secara murni 100 persen sesuai dengan input fisik gerakan tangan tanpa ada manipulasi perangkat lunak atau penghalusan buatan (smoothing). Fitur ini sangat krusial bagi gamer kompetitif karena menjaga konsistensi bidikan dari waktu ke waktu.

Pada aspek kaki mouse, bagian bawah perangkat dilengkapi dengan bantalan berbahan PTFE dengan desain melengkung di sisi atas dan bawah. Di bagian bawah juga terdapat penyimpanan dongle. Ketika tutup magnet tersebut dilepas, terdapat kompartemen atau ruang kecil di dalamnya untuk penyimpanan USB wireless receiver agar tidak mudah hilang saat dibawa bepergian. 
 
logitech 3


Pengujian di atas permukaan meja kayu datar maupun alas khusus (mouse pad) menunjukkan gerakan peluncuran yang sangat lancar tanpa hambatan latensi, mengingat teknologi pelacakannya mengandalkan kamera optik berbasis cahaya yang mampu merekam tekstur permukaan secara presisi.
 

Inovasi Teknologi HITS dan Fitur Rapid Trigger Reset

Inovasi paling signifikan yang dibawa oleh Logitech G Pro X3 Superstrike terletak pada mekanisme tombol utamanya. Mouse ini menggunakan teknologi Haptic Inductive Trigger System (HITS), sebuah mekanisme sakelar tanpa kontak fisik langsung yang menggantikan microswitch mekanis maupun optikal konvensional.

Secara teknis, teknologi HITS memanfaatkan magnet kecil dan kumparan induksi di bawah tombol. Saat tombol ditekan, perubahan medan magnet langsung terdeteksi sebagai sinyal klik secara elektronik. Mitos masalah double-click atau keausan komponen mekanis akibat benturan logam yang sering dialami mouse gaming dapat dieliminasi secara efektif melalui sistem induktif ini.

Impak penggunaan HITS langsung terasa pada kualitas umpan balik klik. Tekanan tombol terasa sangat halus, presisi, dan memiliki tingkat kebisingan (click noise) yang sangat rendah. Karakteristik tombol yang senyap ini memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna yang menyukai suasana kerja atau sesi bermain game tanpa gangguan suara ketukan keras.

Logitech juga melengkapi sistem tombol ini dengan fitur Tunable Actuation Point dan Custom Haptics Control. Melalui fitur Tunable Actuation Point, pengguna dapat mengatur jarak titik tekan tombol utama (klik kiri dan kanan) hingga 10 tingkat jarak sesuai dengan responsivitas jari yang diinginkan. Sementara itu, Custom Haptics Control memanfaatkan motor haptic internal untuk memberikan ilusi umpan balik taktil artifisial dengan 6 tingkat intensitas yang bisa disesuaikan atau dimatikan sepenuhnya.

Bagi penggemar game yang membutuhkan aksi penekanan tombol beruntun dalam waktu singkat, hadir pula fitur Rapid Trigger Reset dengan 5 tingkat pengaturan. Fitur ini memungkinkan tombol siap untuk diklik kembali tanpa perlu terangkat secara penuh ke posisi awal. Pengurangan fase pengangkatan tombol ini sangat membantu memangkas jeda waktu antar-penekanan, sehingga aksi dalam game dapat dieksekusi jauh lebih cepat.
 

Kustomisasi Mendalam Melalui Aplikasi Logitech G HUB

Seluruh potensi hardware pada Logitech G Pro X3 Superstrike dapat dimaksimalkan melalui aplikasi kendali resmi Logitech G HUB. Perangkat lunak ini bertindak sebagai pusat konfigurasi untuk menyesuaikan perilaku mouse agar selaras dengan kebutuhan spesifik pengguna.

Dalam antarmuka Logitech G HUB, pengguna dapat mengonfigurasi pengaturan HITS, memilih preset Profil klik yang sudah disediakan, atau membuat Profil kustom sendiri. Pengguna juga dapat mengatur fungsi pemetaan tombol (Assignments) untuk menetapkan perintah pintasan keyboard (shortkey) langsung ke tombol fisik mouse.
 
Logitech G Hub 1

Selain itu, terdapat menu pengaturan sensitivitas DPI yang komprehensif, lengkap dengan preset siap pakai untuk berbagai genre game seperti First Person Shooter, MOBA, hingga MMORPG.
Fitur menarik lainnya yang terdapat di dalam aplikasi ini adalah fitur BHOP sensitivity. Fitur ini dirancang untuk mencegah input scroll yang tidak disengaja saat pengoperasian intensif. Ketika mode BHOP diaktifkan, roda pemutar (scroll wheel) tidak akan langsung merespons sentuhan jari yang tidak disengaja, sehingga meminimalkan kesalahan input aksi saat bermain game.
 
Logitech G Hub 3
 
Logitech G Hub 2

Dari sisi daya tahan, efisiensi sensor Hero 2 dan chip NxLOGI berbanding lurus dengan ketahanan baterainya. Dalam pengisian daya penuh, mouse ini mampu bertahan lebih dari satu minggu penggunaan intensif sebelum memerlukan pengisian ulang. Melansir dari laman resmi Logitech, mouse ini memiliki daya sampai dengan 130 jam, tentunya, penggunaan tiap orang berbeda-beda sehingga daya yang digunakan dapat bervariasi. Pengisian daya dilakukan menggunakan koneksi kabel USB Type-C yang mudah diakses dan kompatibel dengan standar pengisian modern.

 
Testbed Medcom.id
Prosesor Intel Core Ultra 7 270K Plus
AMD Ryzen 5 8600G
Motherboard Asus ROG Strix Z890-F Gaming WiFi
Gigabyte B650E Aorus Master
Cooler Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE
VGA Colorful GeForce RTX 5070 Ti Battle NX 16GB
Monitor Asus ROG Swift OLED PG27AQDM
RAM Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB)
Storage WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4
PSU MSI MAG A850GL PCIE5
Keyboard Signature Slim Solar+ K980
 

Kesimpulan

Logitech G Pro X3 Superstrike berhasil membuktikan dirinya sebagai salah satu mouse gaming ultra-lightweight terbaik di kelasnya. Kombinasi bobot ringan 59 gram, sensor HERO 2 tanpa smoothing, serta inovasi sakelar induktif HITS memberikan peningkatan performa yang nyata, baik dari segi kecepatan pelacakan maupun ketahanan komponen.

Dukungan fitur canggih seperti Rapid Trigger Reset, Tunable Actuation Point, serta integrasi mendalam dengan aplikasi Logitech G HUB menjadikannya pilihan yang sangat solid bagi para gamer Profesional maupun pengguna harian yang membutuhkan perangkat navigasi berkinerja tinggi, presisi, dan senyap.
 
 
9.7
Logitech G Pro X3 Superstrike
Plus
  • Sensor akurat
  • Bodi super ringan
  • Teknologi HITS
  • Kustomisasi
Minus
  • Sensasi klik perlu adaptasi

(Nur Aldiansyah Amirulloh)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA